Komunitas Batik Tuli Dapat Modal dari PNM Mekaar Tanpa Jaminan

- Redaksi

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bekasi – Komunitas teman tuli pembatik di Karawang (Batik Tuli) bersyukur ada program pinjaman yang mau memfasilitasi kelompok disabilitas seperti mereka. Terlebih lagi tidak perlu ada jaminan dan keamanannya terjamin. Bagi mereka Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) membantu mereka berkembang dan lebih percaya diri.

Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary menyatakan program ini tidak hanya memberikan akses permodalan tetapi juga membuka peluang yang lebih luas untuk memperkenalkan produk Batik Tuli yang telah mereka hasilkan, bahkan dalam ajang fashion show yang disaksikan oleh publik.

Baca Juga :  KDM Serius Tangani Kusta di Bekasi: Pasien Sembuh, Pendamping Dapat Bonus Rp10 Juta!

“Komitmen kami untuk hadir memberikan inklusi keuangan yang legal, aman dan meringankan khususnya untuk mereka yang belum bankable,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program PNM Mekaar yang mengutamakan pemberdayaan tanpa jaminan telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi kelompok usaha ini. Tidak hanya dari segi permodalan, PNM juga mendukung teman-teman tuli dalam menghadiri berbagai kegiatan yang melibatkan Menteri dan Kepala Badan, memberikan mereka kesempatan untuk belajar langsung dari para pemimpin negara dan memperluas jaringan usaha mereka.

Baca Juga :  18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

PNM Mekaar hadir bukan hanya untuk memberikan akses ke permodalan, tetapi juga untuk memberdayakan seluruh lapisan masyarakat. “Kami berharap, melalui program ini, semakin banyak kelompok usaha disabilitas yang bisa berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, sejalan dengan salah satu program kami yaitu Disabilitas Tanpa Batas,” tambahnya.

Baca Juga :  Kepsek MAN 2 Angkat Bicara, Siap Diaudit Soal Anggaran Sekolah

Para pembatik tuli di Karawang berharap dengan adanya program ini, mereka dapat terus mengembangkan usaha batik mereka, memperkenalkan kearifan lokal kepada dunia, serta meningkatkan kesejahteraan komunitas teman-teman tuli di sekitar. Dengan semangat yang tinggi dan berkat dukungan dari PNM, Batik Tuli kini siap untuk bersaing di pasar yang lebih luas dan terus memperkaya dunia seni batik Indonesia. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas
LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Rabu, 16 September 2026 - 19:01 WIB

Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”

Berita Terbaru