Komitmen Tingkatkan Pelayanan, PT JMRB Gencarkan Berbagai Inovasi di Rest Area Travoy

- Redaksi

Senin, 28 Oktober 2024 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– PT Jasamarga Related Business (JMRB) terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di seluruh Rest Area Travoy. Salah satunya, dengan terus berinovasi dari segi pelayanan hingga infrastruktur.

Toll Road Facilities Operation General Manager PT JMRB, Tria Oktaviani mengatakan, pada tahun 2024 ini PT JMRB telah gencar melakukan berbagai inovasi di Rest Area Travoy.

“Berbagai Inovasi yang dilakukan, yakni menggaet kerja sama pembangunan Xpress Hotel, membangun Executive Lounge di Rest Area, hingga menambah berbagai fasilitas lain seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU,” ujar Tria dalam keterangannya, Senin (28/10/2024).

Tak hanya itu, Tria menambahkan, pihaknya juga ikut berinovasi dalam melakukan pengelolaan limbah. Seperti, penambahan mesin kompos hingga pengelolaan Water Waste Management di Rest Area Travoy.

Untuk Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88A, lanjut Tria, PT JMRB telah melakukan kerja sama dengan PT Permata Graha Nusantara (PT PGNMAS). Nantinya, tempat tersebut dapat digunakan oleh umum dan akan memiliki fasilitas Lounge, Meeting Room, Waiting Room, hingga kursi pijat bagi para pengunjung.

Baca Juga :  Apin BK Ditangkap, KAMMI Minta Komitmen Polri Berantas Judi Sampai Akar-akarnya

“PT JMRB juga resmi menjajaki kerja sama dengan PT Puri Sentul Permai (PSP) Tbk (KDTN) dalam pembangunan Xpress Hotel di Rest Area Travoy KM 379A Batang-Semarang pada Agustus 2024 lalu. Nantinya, xpress hotel yang dimiliki KDTN ini akan dibangun seluas 3.928 m2 dengan berbagai fasilitas yang lengkap,” tuturnya.

“Kami juga ikut mendukung langkah pemerintah dalam upaya menekan polusi udara dan percepatan kendaraan Listrik dengan menambah SPKLU di Rest Area Travoy. Kini, terdapat 21 Rest Area Travoy di Pulau Jawa yang telah tersedia SPKLU,” tambahnya.

Baca Juga :  Firman Mulyadi Dijadikan Gedung Kemahasiswaan di FH UNSUR

Rest Area Travoy, kata Tria, juga telah memberlakukan rest area monitoring system (RAMS) sebagai salah satu sistem pengawasan menggunakan teknologi CCTV yang berfungsi untuk menghitung dan mengawasi jumlah kendararaan.

Nantinya, hasil perhitungan kendaraan ini akan ditampilkan pada Variable Message Sign yang berada di pintu masuk rest area dan terkoneksi dengan aplikasi Travoy.

“Dengan adanya RAMS ini, pengunjung bisa dengan leluasa melihat kapasitas Rest Area Travoy sehingga meminimalisir adanya penumpukan volume kendaraan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Jupri

Editor : Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Slank hingga JKT48 Siap Meriahkan Jakarta Fair 2026, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Kembali Digelar, Dorong Ekonomi dan UMKM Nasional
Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Jelang Satu Dekade Perjalanan
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Libur Panjang Iduladha, 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek! Arah Trans Jawa Jadi Favorit
PT MLJ Serahkan 5 Hewan Kurban kepada Warga Meruya Utara dan Selatan
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:53 WIB

Konser Slank hingga JKT48 Siap Meriahkan Jakarta Fair 2026, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Kembali Digelar, Dorong Ekonomi dan UMKM Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:03 WIB

Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Jelang Satu Dekade Perjalanan

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:30 WIB

Libur Panjang Iduladha, 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek! Arah Trans Jawa Jadi Favorit

Berita Terbaru