Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi: Kader Harus Wajib Manfaatkan Lahan Sempit Untuk Berkebun

- Redaksi

Kamis, 26 September 2019 - 15:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan mendorong kader-kadernya ikut workshop ini agar dapat berkebun di rumah masing-masing

i

Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan mendorong kader-kadernya ikut workshop ini agar dapat berkebun di rumah masing-masing

RJN, Bekasi – Generasi Muda Musyawah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema Ormas MKGR) Kota Bekasi bersama Golkar Milenial menyelenggarakan Workshop Urban Farming di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Kamis (25/9/2019). Workshop bertema “Kata Siapa Milenial Kota Ogah Berkebun?” ini diikuti 40 orang kaum milenial.

Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan mendorong kader-kadernya ikut workshop ini agar dapat berkebun di rumah masing-masing. “Harapannya, kaum milenial khususnya generasi muda MKGR mau turun tangan, ikut berkebun di rumah masing-masing, memanfaatkan lahan sempit menjadi produktif. Makan dari sayur dan buah yang kita tanam sendiri,” kata Syahrul.

Baca Juga :  Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya

Lewat Urban Farming, Syahrul ingin kaum milenial punya sumbangsih bagi ketahanan pangan nasional. “Urban Farming ini bukti kaum milenial juga ikut aktif berkebun. Bukan hanya menanam tanaman hias, tapi juga tanaman produktif yang nutrisinya dibutuhkan sehari-hari. Selain kemandirian pangan lokal juga partisipasi mendukung ketahanan pangan nasional,” Wakil Ketua KNPI Kota Bekasi ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Koordinator Komunitas Golkar Milenial (GoMile), Achmad Annama (Anam) senang kader-kader muda partai berlambang beringin ini aktif di kegiatan Urban Farming. “Urban Farming ini menarik konsepnya. Berkebun di perkotaan, dengan tantangan lahan sempit dan udara tercemar. Tak melulu bicara menikmati hasil sayur dan buah yang lebih sehat tapi juga untuk rekreasi dan relaksasi. Seru!” Kata Anam.

Baca Juga :  Dinilai Berkomentar Ngawur, Syahrul Pertanyakan Prestasi Suciyati Di Golkar

Ia berharap kader-kader muda Golkar tak hanya melulu mendiskusikan masalah politik tapi juga memberi sumbangsih nyata ke masyarakat. “Doktrin Partai Golkar ini khan karya kekaryaan. Masyarakat rindu karya nyata Golkar. Karenanya Golkar Milenial memberi bukti dengan membekali kaum muda agar dapat memanfaatkan lahan terbatas menjadi produktif, menghasilkan” ujar Anam.

Baca Juga :  Dapat Air dari Jatiluhur, Petani Bekasi Kejar Ketinggalan Masa Tanam

Anam yakin, jika Urban Farming ini digencarkan dan mendapatkan dukungan kebijakan politik akan memberikan efek positif untuk masyarakat. “Golkar juga harus dukung kebijakan Urban Farming ini. Agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa tergantung ketersediaan pasar. Apalagi kebutuhan bahan pangan di kota sangat tinggi dan harganya jadi mahal. Solusinya, Urban Farming” pungkas Anam.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas
LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Rabu, 16 September 2026 - 19:01 WIB

Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”

Berita Terbaru