Kecam Tindakan Represif Aparat, Mahasiswa di Kuningan Gelar Aksi Nyalakan Lilin

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2019 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kuningan, menggelar aksi menyalakan lilin sebagai bentuk keprihatinan sekaligus kecaman atas tindakan represif oknum kepolisian saat membubarkan aksi demonstrasi di berbagai daerah.

Aksi menyalakan lilin ini juga diwarnai dengan doa bersama atas jatuhnya korban jiwa dari mahasiswa asal Sulawesi Tenggara. Aksi solidaritas yang dipusatkan di Taman Cirendang ini, dikemas dengan beberapa pementasan seni seperti musikalisasi puisi, orasi, dan pernyataan sikap. Aksi solidaritas mahasiswa juga mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polres Kuningan.

“Aksi ini merupakan respon dan menyikapi kasus penembakan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara sehingga berujung kematian. Bahkan tindakan represif oknum kepolisian juga berujung dengan jatuhnya banyak korban di pihak mahasiswa,” kata Ketua PC PMII Kuningan, Fauzan Azhim, Rabu (2/10/2019).

Oleh sebab itu, pihaknya secara tegas, meminta kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas tindakan represif oknum kepolisian terhadap korban-korban yang berjatuhan dari kalangan mahasiswa. “Tuntutan dari aksi mahasiswa di berbagai daerah, bahwa mahasiswa ini menolak pengesahan RUU KPK dan RKHUP. Kedua RUU tersebut bermasalah, karena banyaknya pasal-pasal yang tidak jelas,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, sejumlah pasal tersebut berdampak negatif pada penegakan hukum di Indonesia. “Tuntutan yang akan kami sampaikan kembali kepada pemerintah adalah tetap tolak pengesahan RUU KPK dan RKUHP. Aksi yang kami lakukan merupakan bentuk solidaritas atas kasus yang menimpa rekan-rekan kami sebagai mahasiswa, baik yang ada di Kendari dan korban-korban lain di tanah air,” ungkapnya.

Baca Juga :  Diskominfosantik Gelar Proses Bisnis Statistik Sektoral untuk Perangkat Daerah

Pihaknya berharap, semoga tidak ada lagi tindakan represif oknum aparat dalam menangani aksi di berbagai daerah. Oleh karenanya, mahasiswa menuntut supaya kasus kekerasan dan kematian yang dialami dua rekan mahasiswa diusut tuntas.

“Kami juga mendesak polisi usut tuntan kasus ini dengan proaktif, sehingga proses penyelidikan pun harus seegra diselesaikan. Adapun jika oknum yang menembak itu terungkap, maka harus dihukum dan diadili dengan hukuman setimpal,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati: Kontribusi TNI sangat Luar Biasa

Sementara Ketua DPC GMNI Kuningan, Mochamad Sugiono menambahkan, kejadian yang menimpa aktivis mahasiswa hingga menjadi korban penembakan merupakan tindakan yang menciderai demokrasi. “Kami ucapkan turut berduka cita atas korban penembekan kepada saudara-saudara kita. Tidak sepatutnya kejadian itu terjadi, hal ini jelas sangat mencidrai demokrasi,” tegasnya.

Dalam aksi itu, PMII dan GMNI meminta pihak kepolisian menandatangani fakta integritas untuk mendukung sikap mahasiswa. Massa aksi berharap, Polres Kuningan bisa mendorong ke Polda Jabar dan Mabes Polri agar kasus itu segera diselesaikan.

(dri/rjn)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !