KAMMI: Pemerintah Jangan Main-main Dengan Pelemahan Rupiah

- Redaksi

Rabu, 9 Mei 2018 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS yang mencapai 14.001 atau naik 0,41 % pada Senin (7/5) merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan. Apalagi saat ini belum jelas strategi apa yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Lebih lanjut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa masalah pelemahan ini baru akan dibawa di Rapat Dewan Gubernur (RDG) pasa tanggal 16-17 Mei yang akan datang. Untuk itu Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melihat pemerintah tidak serius dan cenderung main-main dengan masalah tersebut.

Baca Juga :  Bazar Ramadan UMKM Tingkatkan Ekonomi Kota Bekasi Meroket

“Kami minta pemerintah jangan main-main dengan pelemahan nilai tukar rupiah ini, apalagi pak darmin bilang baru akan dibahas di Rapat Dewan Gubernur 16 mei nanti, ini kan aneh. Rupiah udah naik sekarang masak dibahas nanti,” Ujar Ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irfan beralasan bahwa kenaikan nilai tukar dollar ini akan sangat berdampak pada semua aspek, terutama masalah impor. Karena menurutnya, impor negara indonesia sangat besar dan itu juga menyangkut komoditas bahan-bahan pokok.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Akan Fokus 70% Pada Sektor Ekonomi

“Kita saat ini masih banyak impor komoditas bahan-bahan pokok seperti beras, jadi kalau harga dollar naik tentu harga impor kita juga akan naik,” tambah Irfan.

Sebagaimana yang diberitakan, mengutip dari Bloomberg, nilai tukar rupiah pada Senin (7/5) mencapai Rp 14.001 per dollar AS atau melemah 0,41% dibandingkan pekan lalu. Namun, pemerintah melalui menterinya Darmin Nasution mengatakan bahwa masyarakat jangan panik dan khawatir dengan pelemahan rupiah tersebut.

Baca Juga :  Maman : Harga Daging Sapi Naik

“Kita disuruh gak panik sama pemerintah tapi faktanya sekarang begini, dollar 14 ribu. Makanya sejak awal kami mau berdialog dengan Bu Sri mulyani, atau mempertemukan dia dengan rizal ramli dalam satu forum, kita lihat siapa yang benar,” tandas Irfan.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru