Jembatan Peninggalan Belanda ini Sangat Kokoh Walau Sudah Ratusan Tahun

- Redaksi

Selasa, 20 Februari 2018 - 08:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Banyak peninggalan penjajah bangsa Eropa yang hingga kini masih kokoh berdiri padahal sudah berumur ratusan tahun berdiri, seperti halnya stasiun kereta api, pabrik gula, dan jembatan gantung.

Sebuah jembatan gantung yang berada di Desa Blender Kecamatan Karangwareng Kabupaten Cirebon, adalah salah satunya. Kontruksi jembatan ini masih asli, terdiri dari besi baja dan kawat baja yang tidak keropos oleh air. Memang sungguh luar biasa bahan material tempo dulu.

Selain kokohnya penyangga jembatan gantung, juga arsitekturnya pun indah di mana di bawah jembatan terdapat talang untuk mengalirkan air dari seberang sungai yang diperkirakan puluhan meter dalamnya. Selain itu, bentangan jembatan gantung ini lebih dari 50 meter dengan material hampir seluruhnya dari baja anti karat.

Setelah zaman kemerdekaan, kini jembatan gantung sangat langka keberadaannya. Mungkin di Kabupaten Cirebon hanya tinggal tersisa satu yang masih di pertahankan keasliannya. Kini warga dan Pemerintah Desa Blender melakukan pengecatan agar jembatan peninggalan Belanda ini terlihat cantik dan memikat wisatawan untuk datang dan berselfie ria. Tentu saja dengan tetap memperhatikan keamanan dari wisatawan yang datang, seperti yang di tuturkan oleh Moch. Yunus selaku Kuwu Desa setempat.

Baca Juga :  Kebun Raya Cibodas Kini Semakin Nyaman

“Ke depannya dengan persetujuan masyarakat Blender, saya berencana menjadikan jembatan gantung Belanda ini sebagai objek wisata baru yang gratis, dan akan dilengkapi dengan sarana parkiran bagi para pengunjung,” jelasnya saat ditemui awak media, Senin (19/2).

Masih menurut Yunus, jembatan gantung Belanda ini mendapatkan perhatian khusus dari paguyuban orang Blender dengan berswadaya untuk merawat dan mempercantiknya, dan dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jembatan gantung yang menghubungkan Desa Blender dan Kaligawe Wetan Kecamatan Susukan Lebak.

Baca Juga :  Proyek Kolosal Air Bersih Dimulai, 42 Ribu Warga Bakal Nikmati Air Kalimalang

Yunus berharap pengembangan dan pemanfaatan kembali jembatan gantung ini bisa mendalatkan izin dari Dinas Pengairan Kabupaten Cirebon. “Seperti harapan dari masyarakat Desa Blender yang menginginkan jembatan gantung Belanda ini sebagai objek wisata budaya yang tidak ada duanya,” pungkasnya.

Jika dibandingkan dengan jembatan era sekarang, maka bisa dikatakan para insinyur Belanda sangat mumpuni. Berbeda dengan zaman sekarang di mana banyak jembatan belum juga puluhan tahun sudah ambruk, padahal sama-sama insinyur dan lebih modern dalam pengerjaannya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB