Jelang Idul fitri, Mendag : Harga Bahan Pokok di Kabupaten Bekasi Amn

- Redaksi

Sabtu, 23 Maret 2024 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meninjau stok sejumlah komoditas pokok di Pasar Tambun, Jl. Sultan Hasanudin Kecamatan Tambun Selatan, pada Sabtu (23/03/2024).

i

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meninjau stok sejumlah komoditas pokok di Pasar Tambun, Jl. Sultan Hasanudin Kecamatan Tambun Selatan, pada Sabtu (23/03/2024).

Selain itu, Mendag mengatakan, harga beras di Pasar Tambun sudah mengalami penurunan. Tidak ada lagi beras yang harganya Rp 17 ribu atau Rp 18 ribu/kilogram. Hal itu dipicu panen raya yang diprediksi akan berlangsung pada bulan April 2024.

“Tadi saya cek untuk beras sudah turun banyak paling mahal harganya Rp14 ribu/kg, Rp12 ribu/kg serta Rp 11 ribu/kg, jadi turunnya lebih dari seribu sudah hampir normal,” katanya. 

Baca Juga :  Komisi Yudisial Pastikan Siap Pantau Sengketa Pemilu

Sementara untuk harga daging sapi Rp 130 ribu/kilogram, tidak ada perubahan serta bawang merah antara Rp 30 ribu – Rp35 ribu/kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi mendekati Lebaran ini stok atau ketersediaan bahan pangan cukup, dan harganya cenderung turun normal serta stabil,” tutupnya. 

Baca Juga :  Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Distribusikan Bantuan Beras CPPD tahun 2023

Senada dengan Mendag Zulkifli Hasan, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambun terpantau aman normal dan tidak ada kenaikan harga. 

“Ya, biasanya menjelang Hari Raya Idul Fitri ini terus naik, nah di sini alhamdulillah tidak ada kenaikan, terutama cabai turun jauh, dari harga Rp100 ribu/kilogram sekarang Rp33 ribu/kilogram,” kata Dani Ramdan. 

Baca Juga :  Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada Senin 31 Maret 2025

Lebih lanjut, kata dia, harga komoditas yang belum turun hanya telur ayam dan daging ayam. Karena masih tingginya harga jagung pakannya. 

“Sehingga telur dan ayam turunnya tidak signifikan, tadi juga saya tanyakan ke Dirjen Kemendag ada import jagung yang cukup besar, mudah-mudahan itu bisa menekan harga pakan, sehingga di Lebaran tidak ada kenaikan lagi,” ungkapnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru