Jam Masuk Sekolah di Bekasi Dikembalikan ke Waktu Semula, Wali Kota: Kami Harus Realistis

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 12:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi mengumumkan bahwa jam masuk sekolah di Kota Bekasi dikembalikan ke jadwal semula. Untuk jenjang SD dan SMP kembali masuk pukul 07.00 WIB, sementara PAUD dan TK mulai pukul 07.30 WIB.

Keputusan ini disampaikan Tri usai memimpin apel pagi, Senin (21/7), sebagai hasil evaluasi terhadap kebijakan uji coba masuk sekolah pukul 06.30 WIB yang diterapkan selama sepekan terakhir.

“Kami menghargai arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang ingin meningkatkan disiplin dan mutu pendidikan. Namun, setelah kami evaluasi bersama Dinas Pendidikan, UPTD, Dinas SDM, hingga Inspektorat, perlu ada penyesuaian agar kebijakan ini lebih efektif di tingkat lokal,” ujar Tri.

Tri mengungkapkan, banyak keluhan datang dari para orang tua siswa yang merasa kesulitan mempersiapkan anak-anak lebih pagi. Selain urusan menyiapkan sarapan dan bekal, banyak yang harus berbagi waktu dengan persiapan kerja.

“Masuk jam 06.30 memicu lonjakan lalu lintas, karena waktunya bersamaan dengan jam berangkat kerja. Akibatnya anak-anak jadi terburu-buru, bahkan ada yang belum sempat sarapan,” jelasnya.

Menurutnya, dampak paling terlihat terjadi di sekolah-sekolah yang berada di jalur padat lalu lintas, seperti SMP Negeri 1, 2, dan 3 Bekasi, yang mengalami kemacetan parah selama masa percobaan tersebut.

“Ini bukan sekadar soal anak bisa bangun pagi atau tidak. Tapi kita harus realistis. Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dalam kondisi siap belajar, baik fisik maupun mental,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Bersama Unsur Keamanan Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada

Kebijakan jam masuk pukul 06.30 WIB sebelumnya diterapkan berdasarkan Surat Edaran Nomor: 400.3/9430/DISDIK.Set sebagai tindak lanjut arahan dari Gubernur Jawa Barat. Namun, Pemkot Bekasi memutuskan untuk menyesuaikannya demi kenyamanan dan efektivitas di lapangan.

Tri menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi akan terus terbuka terhadap aspirasi masyarakat, dan seluruh kebijakan pendidikan akan dievaluasi secara berkala. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang
Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading
H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!
Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN
Disbudpora Bekasi Pastikan Venue Porprov XV Jabar Siap Digunakan
Bidik 128 Emas, Kabupaten Bekasi Tantang Peta Kekuatan Porprov Jabar 2026
CCEP Pasang PLTS Atap di Bekasi, Pangkas Emisi Karbon

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:31 WIB

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang

Jumat, 6 November 2026 - 20:01 WIB

Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading

Jumat, 6 November 2026 - 19:49 WIB

H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!

Kamis, 5 November 2026 - 19:40 WIB

Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!

Kamis, 5 November 2026 - 18:28 WIB

Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN

Berita Terbaru