Istri Jadi TKW, Ayah Kandung Perkosa Anaknya Sendiri

- Redaksi

Jumat, 27 September 2019 - 18:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Seorang gadis harus menelan pahitnya kehidupan akibat kehormatannya direnggut oleh ayah kandungnya sendiri. Pelaku berinisial AS (38), warga Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, tega menyetubuhi anak gadisnya sendiri sebanyak dua kali.

Peristiwa menyedihkan itu terjadi pada Oktober 2017 lalu di saat korban yang masih berusia 14 tahun harus ditinggal pergi ibunya yang menjadi TKW di Malaysia. Dan yang kedua terjadi pada bulan April 2018.

Baca Juga :  Dua Santriwati Banyumas Mengaku Diculik dan Diperkosa, Ini Faktanya

Saat itu korban tidak bisa berbuat apa-apa karena diancam akan dibunuh. Kasus ini ditangani Polres Cirebon, dan korban tengah menjalani trauma healing karena mengalami depresi berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan, kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh ayah kandung terbongkar ketika ibu korban pulang dari Malaysia. “Korban tidak berani melawan karena diancam akan dibunuh. Ia berani melapor ketika ibunya datang dari Malaysia,” katanya, Jumat (27/9/2019).

Baca Juga :  Dapat Bisikan Gaib, Ibu Kandung di Bekasi Tega Bunuh Anaknya Umur 5 Tahun

Setelah mendapat laporan dari ibu korban, pihaknya langsung mengamankan pelaku di kediamannya. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendapat ancaman hukuman 5 hingga 15 tahun penjara.

“Pelaku melakukannya secara sadar tidak dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Puluhan Warga di Desa Mekarmulya Majalengka Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah

Kepada petugas pelaku berkilah jika dirinya khilaf karena tidak tahan menyalurkan nafsu bejatnya. Sementara korban saat ini menjalani trauma healing, karena merasa sangat ketakutan.

“Korban sedang kita tangani, dia merasa ketakutan yang berlebihan akibat mendapat perlakuan yang tidak semestinya dari sang ayah. Apalagi korban diancam akan dibunuh,” ungkapnya.

(erd/rjn)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB