Ini Pengakuan Kepala Sekolah Korban Pemerasan yang Dituding Berbuat Mesum

- Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2019 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Setelah petugas berhasil meringkus dua orang wartawan gadungan yang diduga melakukan pemerasan. Mashuri, korban pemerasan yang berprofesi sebagai Kepala Sekolah SDN 1 Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, buka suara.

Mashuri menduga, pelaku sudah membuntutinya sejak dari Kuningan, hingga ia didatangi sebanyak deapan orang menggunakan dua mobil yang mengaku sebagai wartawan.

“Delapan orang itu datang ke rumah, dan menghampiri saya menanyakan kenapa saya berada di salah satu hotel di Kuningan,” katanya, Kamis (29/8/2019).

Ia melanjutkan, keberadaannya di Kuningan bersama salah seorang guru dijadikan alat untuk memeras. “Rupanya dari Kuningan saya sudah diintai,” imbuhnya.

Bermodal peristiwa itu mereka meminta uang damai sebesar Rp160 juta, jika tidak dipenuhi maka akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan agar dirinya dipecat secara tidak hormat. Mashuri mengaku, dituding telah melakukan perbuatan mesum dengan seorang guru.

Baca Juga :  THE BEAUTY OF RAMADAN VICTORY “ Keindahan kemenangan Ramadhan”

“Mereka menuduh saya melakukan perbuatan yang tidak-tidak di hotel tersebut. Supaya posisi dan nama baik saya aman, mereka meminta uang damai,” ujarnya.

Namun, ia tidak dapat memenuhi permintaan itu karena tidak memiliki uang dengan jumlah yang diminta. Dengan negosiasi yang alot, akhirnya disepakati uang damai itu dipenuhi sebesar Rp30 juta. “Saya tidak punya uang banyak. Saya hanya sanggup Rp30 juta,” terangnya.

Baca Juga :  Geger dengan Penemuan Bayi, Kapolsek Seltim Beri Penjelasan

Sementara, Kapolsek Mundu AKP Iwan Gunawan menyatakan, setelah pengamanan kepada dua pelaku pemerasan yakni SR dan DS pihaknya akan melakukan pengembangan.

“Kami akan lakukan oengembanhan dari bukti-bukti, saksi, dan pelaku yang sudah diamankan,” katanya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Berita Terbaru