Hermanto Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Diluruk Ratusan Santri

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2020 - 16:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Foto: Tak berselang lama, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto didampingi Ketua DPRD Mohamad Luthfi keluar dan menemui para santri. Di hadapan santri, Hermanto dengan tegas meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap telah melukai insan santri.

i

Foto: Tak berselang lama, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto didampingi Ketua DPRD Mohamad Luthfi keluar dan menemui para santri. Di hadapan santri, Hermanto dengan tegas meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap telah melukai insan santri.

RJN, Cirebon – Ratusan santri dari berbagai pesantren yang ada di Kabupaten Cirebon mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (7/7/20).

Ratusan santri yang tergabung dalam Lingkar Santri Cirebon (LSC) tersebut mendatangi gedung rakyat ini adalah diduga karena salah satu anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi NasDem tersebut telah membuat pernyataan yang telah menyinggung perasaan para santri yang konon pondok pesantren banyak yang belum mengurus izin mendirikan bangunan (IMB).

Baca Juga :  Budiyanto Siap Hadapi Manuver Hukum Hartono

“Mana Pak Hermanto, mana? Bapak adalah perwakilan rakyat, kami tunggu bapak disini, kami ingin tahu apa maksud pernyataan bapak itu,” ucap salah seorang santri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berselang lama, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Hermanto didampingi Ketua DPRD Mohamad Luthfi keluar dan menemui para santri. Di hadapan santri, Hermanto dengan tegas meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap telah melukai insan santri.

Baca Juga :  Polisi Kepung Tytyan Indah Bekasi, Warga Mengira Ada Penyerangan ke Kelompok John Kei

“Saya minta maaf atas pernyataan saya dalam rapat kerja, dimana saya menggunakan kata-kata yang menyinggung teman-teman pesantren,” ujar Hermanto.

Hermanto yang juga Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon menjelaskan, perizinan pesantren harus diurus karena saat ini banyak sekolah yang menjadi satu dengan pesantren. Sedangkan untuk bantuan operasional sekolah, menurutnya harus ada legalitas perizinan.

Baca Juga :  Satu Posko, Ribuan Solusi! Pemkab Bekasi Permudah Izin Praktik Tenaga Kesehatan

“Perizinan pesantren itu suatu keharusan karena banyak sekolah yang bergabung dengan pesantren dimana dana operasional tidak bisa cair kalau perizinan tidak ada,” tuturnya.

(far/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Berita Terbaru