oleh

Hadirnya Investor Property di Susukan Lebak, Masyarakat dan Pemerintah Desa Menyambut Baik

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Semakin berkembangnya perekonomian di Cirebon, Kecamatan Susukan Lebak Kabupaten Cirebon kini dilirik investor yang bergerak di bidang properti. Hak tersebut diwujudkan dengan akan hadirnya Perumahan Kota Baru Kaligawe Regency yang berlokasi di Desa Kaligawe Wetan, Desa Susukan Agung dan Desa Blender Kecamatan Karangwareng Kabupaten Cirebon. Bahkan investor sudah melakukan pengajuan perizinan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon.

Menurut Kuwu Kaligawe Wetan Asikin, masuknya investor ke desanya merupakan kabar gembira. Hal tersebut bukan saja dirasakan oleh masyarakat Susukan Lebak, namun juga masyarakat Kaligawe Wetan di mana diketahui jika Desa Kaligawe Wetan, yang merupakan desa terpencil yang diapit oleh dua sungai, yaitu Sungai Cimanis dan Sungai Cijurey.

“Kami sangat menyambut hadirnya investor di wilayah kami yang secara tidak langsung ikut membangun desa kami melalui penyerapan tenaga kerja lokal, yaitu warga setempat. Dan menjadikan lahan yang kebetulan kurang produktif bagi pertanian kini bisa bermanfaat untuk Kawasan perumahan,” ujarnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di kantornya, Selasa (3/4).

Dirinya pun merasa bersyukur ada investor yang mau menanamkan modalnya dalam bidang properti di sebagian wilayahnya. Dirinya pun meminta kepada manajemen Perusahaan Perumahan Kota Baru Kaligawe Regency dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dalam mengeluarkan semua perizinannya. Sehingga, harapan masyarakat untuk memiliki hunian murah melalui Kredit Perumahan Rakyat yang terjangkau bagi masyarakat Menengah ke bawah, bisa terwujud.

“Kami berharap dengan berdirinya Perumahan Kota Baru Kaligawe Regency dapat mendongkrak baik sektor ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Susukan Lebak,” terangnya.

Sedangkan menurut salah seorang warga pemilik lahan yang enggan disebutkan namanya, mengatakan lahan di sini kurang begitu produktif, di mana tanahnya memiliki banyak krikil. Sehingga, hanya bisa ditanami palawija saja.

“Makanya saya menjual sebagian tanah saya seluas 3000 meter kepada investor,” terangnya.(Ymd/RJN)

Komentar

News Feed