Google Membatalkan Pertemuan Diversity Pasca Pemecatan Karyawannya

- Redaksi

Jumat, 11 Agustus 2017 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Google telah membatalkan pertemuannya di seluruh perusahaan untuk mengatasi kontroversi yang sedang berlangsung yang disebabkan oleh anti-diversity manifesto yang ditulis oleh seorang mantan insinyur.

Seperti dilansir dari laman Mashable, pertemuan tersebut dibatalkan karena masalah keamanan, setelah beberapa nama karyawan dipublikasikan di forum online, menurut perusahaan tersebut.

Dalam sebuah email yang dikirim ke karyawan Google pada hari Kamis (10/8), CEO Sundar Pichai mengatakan bahwa mereka telah membuat keputusan untuk membatalkan rapat karena para staf prihatin dengan keselamatan mereka, dan khawatir mereka mungkin keluar untuk mengajukan pertanyaan di Balai Kota.

Dalam sebuah situs Recode, pertama kali melaporkan tentang pembatalan dan email Pichai ke staf tersebut.

Sebelum pertemuan Balai Kota yang dijadwalkan, para karyawan telah mengirimkan dan memberi suara pada pertanyaan yang mereka inginkan agar disampaikan oleh Pichai. Tapi banyak dari pertanyaan itu—dan nama orang-orang yang bertanya kepada mereka—terjun ke forum online dan akun media sosial populer di komunitas alt-right.

Sejumlah karyawan Google diberi nama di akun media sosial dan forum demi memenuhi hak-haknya.

Baca Juga :  Kombes Pol Hero Bachtiar Angkat Bicara Soal Status Pelaporan Muhammad Hidayat Kepada Kaesang

Pichai mengatakan bahwa perusahaan tersebut sedang berupaya untuk melangkah mundur dan menciptakan kondisi yang lebih baik agar dapat berdiskusi, serta menjanjikan beberapa forum di mana orang dapat merasa nyaman untuk berbicara dengan bebas, namun tidak memberikan rincian.

“Kami akan menemukan cara yang lebih baik untuk membantu karyawan kami terhubung dan mendiskusikan masalah penting ini lebih jauh,” kata juru bicara Google dalam sebuah pernyataan.

Pertemuan tersebut berawal setelah pemecatan James Damore di awal pekan, seorang insinyur perangkat lunak yang catatannya tentang anti-diversity menjadi viral. Catatan tersebut mencerca sejumlah inisiatif keragaman di Google dan menuduh bahwa kesenjangan gender perusahaan disebabkan oleh perbedaan biologis antara pria dan wanita.

Baca Juga :  7 Juta Dollar Raib Hanya Dalam 3 Menit Akibat Ulah Hacker

Pemecatan tersebut menimbulkan reaksi yang beragam, yang dengan cepat memahami kontroversi tersebut. Mereka mengecam Google dan memunculkan berbagai rencana yang ditujukan untuk menuntut balas dendam.

Seiring berkembangnya gerakan, banyak karyawan yang diberi nama di berbagai saluran, terkadang disertai email “bocor” dan pesan yang mereka poskan secara internal di Google. Itulah yang akhirnya menyebabkan pembatalan hari ini. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

XLSMART Tancap Gas Awal 2026, Laba Melonjak 254 Persen dan 5G Makin Luas
Festival Smartfren Tasikmalaya
Internet 5G Bisnis
XLSMART dan Mitratel Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Digitalisasi Korporasi Indonesia
XLSMART Gandeng Xiaomi Hadirkan Bundling Xiaomi 17 Series dengan XL Prioritas
XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah, Aktivasi Kini Kurang dari 1 Menit
Promo Ramadan SMARTFREN 2026: Double Kuota, FUP Naik 2x, dan SmartPoin Reward
XLSMART Tumbuh 23% di 2025, Laba Melonjak 63% dan 5G Meluas ke 33 Kota

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

XLSMART Tancap Gas Awal 2026, Laba Melonjak 254 Persen dan 5G Makin Luas

Jumat, 10 April 2026 - 07:25 WIB

Festival Smartfren Tasikmalaya

Kamis, 2 April 2026 - 15:08 WIB

Internet 5G Bisnis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:22 WIB

XLSMART dan Mitratel Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Digitalisasi Korporasi Indonesia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

XLSMART Gandeng Xiaomi Hadirkan Bundling Xiaomi 17 Series dengan XL Prioritas

Berita Terbaru