G20 EMPOWER Gelar Side Event Pertama 

- Redaksi

Kamis, 7 April 2022 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Lenny N. Rosalin, Chair G20 EMPOWER, Yessie D. Yosetya, Co- Chair G20 EMPOWER, Rinawati Prihatiningsih, Asisten Deputi Peningkatan Partisipasi Lembaga Profesi & Dunia Usaha Kemenpppa RI, Eko Novi, Advocate G20 Empower - B20 Indonesia Chairwoman dan CEO Sintesa Group, Shinta Kamdani, Advocate G20 Empower – Italy dari JLL Italy, Barbara Cominelli, Advocate G20 Empower Indonesia dari PT. Unilever Indonesia Tbk, Willy Saelan, G20 Empower Delegate Australia dari Infrastructure Australia, Romilly Madew, dan Chairman of the Executive Board of Aon Holdings B.V, Marguerite Soeteman Reijnen.

i

Foto : Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Lenny N. Rosalin, Chair G20 EMPOWER, Yessie D. Yosetya, Co- Chair G20 EMPOWER, Rinawati Prihatiningsih, Asisten Deputi Peningkatan Partisipasi Lembaga Profesi & Dunia Usaha Kemenpppa RI, Eko Novi, Advocate G20 Empower - B20 Indonesia Chairwoman dan CEO Sintesa Group, Shinta Kamdani, Advocate G20 Empower – Italy dari JLL Italy, Barbara Cominelli, Advocate G20 Empower Indonesia dari PT. Unilever Indonesia Tbk, Willy Saelan, G20 Empower Delegate Australia dari Infrastructure Australia, Romilly Madew, dan Chairman of the Executive Board of Aon Holdings B.V, Marguerite Soeteman Reijnen.

Pada sesi pertama, dibahas mengenai kesenjangan terkait indikasi kesetaraan gender yang semakin memburuk selama terjadinya pandemi secara global. Pandemi Covid-19 ternyata berimplikasi signifikan bagi perempuan, terutama di lingkungan kerja. Menurut laporan dari ILO pada 2021, saat pandemi, perempuan menghadapi kesulitan yang lebih signifikan, salah satunya risiko kehilangan pekerjaan yang lebih tinggi. Selain itu, terjadi peningkatkan pekerjaan pada bidang perawatan yang tidak dibayar. Buruknya lagi, terdapat paparan diskriminasi dan kekerasan yang lebih besar di tempat kerja. Pada sesi pertama ini para perwakilan sektor swasta dari Italia, Indonesia, dan Australia berbagi peragam praktik bai yang mendukung perempuan tetap dapat bekerja dengan aman dan nyaman dalam masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Diskominfosantik Luncurkan Fitur PPID Menyala, Optimalkan Pelayanan Informasi Publik

Selama Covid-19 di sepanjang 2020, sekitar 41% perempuan dipekerjakan dalam bidang pekerjaan yang berisiko tinggi. Risiko yang dimaksudkan di sini termasuk dalam dampak terhadap kehilangan pekerjaan hingga pengurangan jam kerja. Sementara itu, data yang sama menyebutkan hanya 35% dari pekerja pria yang mengalami risiko atau dampak yang sama (ILO, 2021). Krisis ini juga berdampak pada bagaimana negara dan sektor swasta dapat mencapai indikator kesetaraan gender yang ditargetkan di tempat kerja.

Baca Juga :  Jasa Marga Regional JabodetabekJabar Salurkan Total 1 Milyar Program Bantuan Bina Lingkungan

Pada sesi kedua, dibahas seputar peraturan dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah Jerman, Indonesia, Turki, dan India untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan di tempat kerja selama/pascapandemi Covid-19. Identifikasi dari World Economic Forum pada 2021 menyatakan, diperlukan 276,6 tahun untuk mencapai keseimbangan dalam partisipasi dan peluang ekonomi perempuan. Untuk itu, kolaborasi berbagai lintas pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk meminimalkan kesenjangan gender ini. 

Baca Juga :  Cor Beton Proyek Jalan Tol BORR Tumpah, Arus Lalu Lintas Menuju Parung Dialihkan
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi PT PPA, Negara Rugi Rp38,8 Miliar
Cek Tilang ETLE Kini Bisa Online, Hanya Butuh 1 Menit
Ratusan Massa Demo di Kantor Hotman Paris
Pemprov DKI Apresiasi TVRI atas Sukses Siarkan Piala Dunia 2026
Festival Rakyat Bola Gembira Dibuka, Masyarakat Mulai Berdatangan ke Lapangan Banteng
Isuzu hadirkan solusi kendaraan niaga untuk berbagai kebutuhan bisnis.
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Profesi Wartawan
Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi PT PPA, Negara Rugi Rp38,8 Miliar

Senin, 20 Juli 2026 - 17:21 WIB

Cek Tilang ETLE Kini Bisa Online, Hanya Butuh 1 Menit

Senin, 20 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Massa Demo di Kantor Hotman Paris

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:54 WIB

Pemprov DKI Apresiasi TVRI atas Sukses Siarkan Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:25 WIB

Festival Rakyat Bola Gembira Dibuka, Masyarakat Mulai Berdatangan ke Lapangan Banteng

Berita Terbaru