DPRD Harap Pemkot Bekasi Lakukan Absensi Elektronik

- Redaksi

Rabu, 14 Juni 2017 - 16:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kompak : DPRD Harap Pemkot Bekasi SLakukan Absensi Elektronik*

i

Kompak : DPRD Harap Pemkot Bekasi SLakukan Absensi Elektronik*

RakyatJabarNews.com – Kunjungan kerja anggota komisi I DPRD kota Bekasi kepada pemerintah Kota Pekalongan terkait studi komparasi penerapan sistem absensi berbasis elektronik. Menurut sekretaris komisi I Solihin, sebelumnya ada 2 pilihan tempat yang menjadi pilihan untuk dikunjungi, yaitu Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Pemerintah kota Pekalongan. Namun, berdasarkan pertimbangan serta saran dan masukan teman-teman Komisi I memutuskan untuk melakukan kajian dan diskusi pada Pemerintah kota Pekalongan.

Rombongan anggota komisi I beserta pimpinan DPRD Kota Bekasi serta Wakil ketua III diterima langsung oleh Asisten Daerah I (Asda I) Bidang Pemerintahan, Dinas Kominfo, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), inspektorat, dan Bappeda kota Pekalongan. Senin (13/6/2017).

Menurut Solihin, pemerintah Kota Pekalongan secara efektif sudah menerapkan sistem absensi berbasis elektronik sejak 2016 lalu.

“Pemkot Pekalongan telah me-launching penerapan sistem absensi berbasis elektronik sejak tahun 2015, namun secara efektif baru dapat terealisir di tahun 2016 yang lalu,” pungkasnya.

Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat kota sampai dengan kelurahan telah menggunakan alat finger print sebagai alat penanda kehadiran pegawainya. Alat penanda kehadiran berupa finger print dikoneksikan oleh sistem e-presensi, sistem manajemen informasi kepegawaian dan sistem pendukung lainnya secara online berbasis Web.

Serius : DPRD Kota Bekasi Saat di Ruangan


Tidak hanya di kantor-kantor instansi pemerintahan bahkan kata Solihin, semua sekolah di seluruh kota Pekalongan juga diwajibkan menggunakan sistem absensi finger print.

Sehingga, kepala daerah/OPD yang membidangi kepegawaian dapat juga memantau dan mengawasi langsung kehadiran pegawai sacara real time. Bahkan pegawai itu sendiri juga dapat mengakses kehadirannya dari waktu ke waktu.

Sementara itu, Pemkot Pekalongan juga memberi hukuman penundaan dan pengurangan tunjangan kepada pegawai yang telat/bolos kerja dan sebaliknya mereka mendapatkan point reward penambahan tunjangan apabila berprestasi dalam hal kehadiran.

Solihin mengatakan sistem ini baginya merupakan penggunaan teknologi informasi yang terintegrasi secara online dan merupakan bagian dari implementasi wujud kota cerdas (smart city). Ia juga berharap kota Bekasi segera melakukan perubahan dan mencontoh kota-kota yang sudah lebih dahulu menerapkan sistem ini agar produktifitas kerja pegawai menjadi lebih baik dan disiplin.(Ziz/RJN)

Baca Juga :  Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 19:01 WIB

Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Berita Terbaru