Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Distribusikan Bantuan Beras CPPD tahun 2023

- Redaksi

Kamis, 5 Oktober 2023 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi terus bergerak melakukan pendistribusian bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) di sejumlah desa yang masuk kategori rawan pangan.

i

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi terus bergerak melakukan pendistribusian bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) di sejumlah desa yang masuk kategori rawan pangan.

Bekasi – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi terus bergerak melaksanakan pendistribusian bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada sejumlah desa yang menjadi sasaran atau target daerah rawan pangan di tahun 2023.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Bekasi, Kuswaya menuturkan, saat ini pihaknya tengah menyalurkan bantuan beras tersebut untuk 609 KK atau 1.602 jiwa, warga yang berada di Desa Sukaringin Kecamatan Sukawangi dengan total bantuan beras mencapai 9.612 kg.  

“Berdasarkan kajian yang sudah kita laksanakan tahun lalu, desa Sukaringin ini masuk dalam kategori agak rentan pangan. Dan kebetulan disampaikan pak sekdes tadi, desa Sukaringin sudah 2 kali mengalami gagal panen. Mengacu pada hasil kajian dan fakta tersebut, sehingga bantuan beras ini, sangat dibutuhkan oleh warga Sukaringin,” ungkap Kuswaya saat menyerahkan secara langsung bantuan CPPD tahun 2023 di Aula Kantor Desa Sukaringin, Rabu (04/10/2023).

Kuswaya menerangkan, untuk tahun 2023 ini mengacu pada hasil monitoring Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) atau peta ketahanan dan kerentanan pangan tahun lalu, pihaknya telah menyiapkan total 95.545 kg bantuan beras CPPD Kabupaten Bekasi untuk didistribusikan kesejumlah daerah.

“Rencananya besok kita verifikasi untuk desa Sukawangi, setelah diverifikasi lalu disetujui oleh desa, kadus dan RT/RW. Kemudian baru kita keluarkan beras itu dari Bulog,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini Dinas Ketahanan Pangan telah menyalurkan 67.314 kg bantuan beras CPPD yang diterima oleh 3.573 KK atau sebanyak 9.863 jiwa. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat dalam ketahanan pangan serta dampak musim kemarau panjang saat ini.

Baca Juga :  Breaking News : 10 Orang Meninggal Dunia, 20 Orang Terluka

“Tahun ini kita berharap semoga tidak ada lagi daerah rawan pangan, kita masih tunggu hasil kajiannya. Dan tahun kemarin yang kita siapkan 95.545 ton tersebut alhamdulillah sudah terlaksana kita distribusikan di tahun ini kepada 8 desa, tinggal beberapa desa lagi masih kita verifikasi,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Sukaringin, Markim Saputra, menyambut baik penyaluran bantuan beras CPPD tersebut untuk warga desanya, mengingat kondisi musim kemarau saat ini mengakibatkan petani di wilayahnya mengalami gagal panen hingga dua kali sejak awal tahun.

“Kami atas nama pemerintah desa, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Ketahanan Pangan atas bantuannya kepada kami, total 1.602 jiwa yang memperoleh bantuan ini,  perjiwa mendapatkan 6 kg beras,” ucapnya.

Baca Juga :  Apindo Siapkan Langkah Kurangi Angka Pengangguran

Markim menyebutkan, warga yang akan menerima bantuan tersebut terlebih dahulu didata oleh RT setempat untuk diajukan kepada pihak desa, kemudian disampaikan oleh pihak desa kepada Pemerintah Kabupaten.

“Untuk kriterianya, awalnya adalah mereka yang berpenghasilan dibawah rata-rata. Namun saat ini verifikasi yang dilakukan semakin ketat dengan kuota yang sudah ditentukan, waktu awal mengajukan hampir dua ribu, tapi yang diberikan sekitar 1600. Darisitu harus kami pilah lagi,” katanya.

Ia menambahkan,  proses penyaluran beras itu sendiri nantinya akan dikoordinir oleh masing-masing RT, untuk diserahkan langsung kepada warga yang sudah diverifikasi sebagai penerima bantuan.

“Rencana kita hari ini langsung kita berikan ke RT, nantikan RT yang sudah tau data-datanya untuk diberikan langsung ke warga,” jelasnya. red

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru