di Jabar II, Hanya Ada 30 Caleg Yang Menyerahkan SPT Wajib Pajak

- Redaksi

Selasa, 9 Juli 2019 - 01:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada Kementerian Keuangan mendukung transparasi pajak menjadi persyaratan calon legislatif ikut dalam pemilu 2019. Namun sayangnya, pengawasan kepatuhan pajak tidak ditujukan pada perorangan.

“Siapa pun itu wajib pajak yang sudah memiliki kewajiban pajak progresif kita awasi semua, tidak membidik orang-perorang,” ujarnya Kepala Bidang P2 Humas DJP Kanwil Jawa Barat II Dwi Amiarsih di Hotel Horizon Bekasi Senin (8/7/2019).

Baca Juga :  BBM Naik, ASN Bekasi Diminta Putar Otak! Pajak Kendaraan Jangan Sampai Nunggak

Menurutnya, semua wajib pajak mendapatkan perlakuan pengawasan yang sama meski transparasi pajak menjadi persyaratan calon legislatif tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang terpenting ia memasukan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) lima tahun terakhir. Semuanya, ngak hanya caleg ketika ia datang ke kantor pajak kita layani,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, pihaknya tidak mendata status caleg atau bukan caleg.

“Jadi harus berdasarkan assenment kan mereka. Jadi dia datang kita layani,” ujarnya.

Baca Juga :  Pajak UMKM Mulai Diturunkan 0,5% Per 1 Juli

Lebih lanjut Dwi mengungkapkan, pengawasan itu tidak memandang siapa pun.

“Jadi pengawasan itu adalah kepatuhan formal dan kepatuhan pembayaran, kita awasi semua wajib pajak,” ujar dia.

Kepala Seksi P2 Humas DJP Kanwil Jawa Barat II Dedi Suartono menambahkan, masih sedikit calon wakil rakyat yang menyerahkan SPT mereka dalam lima tahun terakhir. “Di Jawa Barat II ini ada sekitar 30-an orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jam Masuk Sekolah di Bekasi Dikembalikan ke Waktu Semula, Wali Kota: Kami Harus Realistis

Ia pun menyampaikan, diantara 30 orang itu paling banyak berada di wilayah Kuningan dan Cirebon. Sedangkan, di wilayah Kabupaten Bekasi dan Karawang ada sebanyak 15 orang.

Rendahnya penyampaian SPT tersebut, kata Dedi, dikarenakan caleg yang bersangkutan belum tentu berkompetisi di daerah pemilihan (Dapil) dimana ia tinggal. “Kita juga tidak bisa mengecek sampai harta kekayaan caleg tersebut,” katanya.

(red/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan
JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Asep Surya Atmaja Minta Direksi Tirta Bhagasasi Fokus Tingkatkan Kinerja
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB