Dedi Mulyadi: Munaslub Adalah Harapan Publik Golkar

- Redaksi

Senin, 4 Desember 2017 - 13:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Yogyakarta – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar sudah menjadi harapan publik terhadap partai berlambang pohon beringin tersebut. Ia melihat, momentum ini harus dimanfaatkan oleh warga partai untuk memperbaiki kondisi citra partai yang kian terpuruk.

Hal itu ia sampaikan di sela kegiatan Pelantikan Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus Dialog Kader dalam rangka penyelamatan Partai Golkar di Gandung Pardiman Center, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu (3/12/2012) dalam siaran persnya kepada BeritaBandung.

“Hari ini ada nuansa berbeda, ketika dulu zaman Bang Akbar Tandjung, Golkar melakukan perubahan dari dalam tetapi tidak dipercaya dari luar, tekanan politiknya sangat luar biasa pada Tahun 1999 dan Tahun 2004. Hari ini terbalik, Golkar mendapatkan dukungan publik yang luar biasa untuk melakukan perubahan. Artinya, ini tergantung para pemimpin Golkar itu sendiri, publik sangat menunggu perubahan,” jelas Dedi.

Karenanya, Dedi mengingatkan agar momentum ini tidak terlewatkan. Sebab kata dia, dalam politik, jika momentum tidak digunakan dengan baik, maka tidak akan ada artinya untuk perubahan partai. Hal ini juga berkaitan dengan kontestasi politik yang membutuhkan konsolidasi internal jelang Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Baca Juga :  Sudahi Konflik, Syahrul Ajak Pemuda Kedepankan Karya

“Kalau momentum ini lewat ya tidak ada artinya,” singkatnya.

Langkah konsolidasi internal melalui mekanisme Munaslub ini lanjut Dedi, tidak perlu lagi menunggu proses hukum Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. Kata dia, harus dipisahkan antara proses hukum dan proses politik karena kedua proses tersebut memiliki logika penyelesaian yang berbeda.

“Jelas berbeda, Munaslub itu menjadi kebutuhan organisasi karena hari ini Partai Golkar terus mengalami penurunan elektabilitas yang tajam, maka harus ada perubahan. Jadi, proses praperadilan maupun peradilan Pak Setya Novanto tidak terkait dengan Munaslub yang diusulkan oleh DPD I,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wow, Wanita Cantik Ini Maju di Pilkada Walikota Cirebon 2018

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar  Akbar Tandjung mengatakan seluruh piranti Partai Golkar mulai dari Dewan Pembina, Dewan Pakar dan Dewan Kehormatan mendukung adanya perubahan partai menuju arah yang lebih baik.

Ketiga piranti ini, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari partai baik secara kultur maupun kesejarahan.

“Ketiga Dewan ini penting sekali. Apalagi kalau melihat AD/ART Partai, inilah yang menjaga ruh dan nilai perjuangan Partai Golkar,” kata Akbar.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026
Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Senin, 21 September 2026 - 16:34 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Berita Terbaru