Dirinya berharap kedepannya acara ini bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga festival seni dan budaya ini masuk sebagai rangkaian dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI.
Pemerintah daerah juga terus mendorong agar pagelaran seperti ini dapat lebih ditingkatkan dan ditampilkan kepada masyarakat karena seni dan budaya merupakan jati diri bangsa.
“Ya, walaupun tantangan semakin global, apalagi dengan kemajuan teknologi digital, kemudian di sini tempatnya kawasan industri dan pertumbuhan penduduk terus meningkat, kita tidak boleh kehilangan jati diri sebagai pewaris seni budaya Bekasi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dani Ramdan mengungkapkan, salah satu ciri jati diri kita adalah seni dan budaya, yang harus terus dihidupkan melaui acara seperti Festival Pesona Seni dan Budaya Bekasi Raya.
“Pemerintah daerah juga mendorong agar kegiatan seni budaya ini terus dilestarikan oleh masyarakat melalui kegiatan ekstra kulikuler di sekolah, sanggar-sanggar seni budaya, padepokan, ini semua harus kita dorong,” terangnya.
Sementara itu, ketua panitia penyelenggara, Imam Maliki Ralibi mengatakan, acara yang turut didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu, bertujuan untuk memperkenalkan seni dan budaya tradisional dari Kabupaten Bekasi, sekaligus untuk memeriahkan Hari jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI dan HUT Provinsi Jawa Barat tahun 2022.
“Mudah-mudahan setelah disosialisasikan melalui acara ini, dapat menular kepada masyarakat yang lainnya sehingga mereka peduli dengan seni budaya yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.(*)
Halaman : 1 2









