Dampak Tingginya Kecelakaan di Jalan Parung Panjang, Pemprov Jabar Percepat Perbaikan

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mempercepat perbaikan jalan rusak di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, menyusul tingginya angka kecelakaan yang menewaskan lebih dari 100 orang per tahun.

Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, menyatakan target perbaikan 14 kilometer jalan rusak di kawasan itu bisa tuntas pada 2026, dengan prioritas alokasi APBD Perubahan 2025.

Dalam Rapat Koordinasi di The Alana Hotel & Conference Center, Sentul City, Kabupaten Bogor, Rabu (12/2/2025), Herman Suryatman memaparkan, dari total 28,3 kilometer Jalan Parung Panjang, 13 kilometer dalam kondisi baik, sementara 14 kilometer sisanya rusak parah. Sepanjang 2024, Pemprov Jabar telah memperbaiki 1,1 kilometer.

“Insya Allah, kurang lebih setengahnya diharapkan dapat diselesaikan di tahun 2026 bersama Gubernur terpilih,” kata Herman.

Ia menambahkan, jika Rancangan APBD Perubahan selesai April 2025, perbaikan 14 kilometer bisa dipercepat. Namun, jika APBD baru ditetapkan Juli 2025, hanya 6 kilometer yang bisa diselesaikan tahun itu.

Herman menekankan, kondisi jalan yang rusak diperparah oleh lalu lintas 1.600 rit truk tambang per hari dengan tonase melebihi batas 15 ton (mencapai 40 ton).

Baca Juga :  Alumni GMNI Bekasi Galang Front Marhaenis Menghadapi Gerakan Anti Pancasila

Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Jabar menjajaki pembangunan jalan khusus tambang yang terhubung ke Jakarta Outer Ring Road (JORR). Namun, pembebasan lahan baru mencapai 80%, dan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) masih proses.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar, Bambang Tirtoyuliono, menyatakan prioritas perbaikan difokuskan pada ruas Lebak Wangi hingga perbatasan Tangerang (13,4 km).

“Pada tahun 2024, kami telah memperbaiki 1,1 kilometer. Namun, karena kondisi struktur jalan yang sudah sangat rusak, proses perbaikan membutuhkan waktu lebih lama,”

Baca Juga :  BPBD Kabupaten Bekasi Sigap Bantu Warga Pebayuran Terdampak Puting Beliung

Rapat tersebut dihadiri perangkat daerah Jabar, kabupaten/kota terkait, TNI/Polri, serta asosiasi logistik dan tambang. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan meminimalisir gangguan selama masa konstruksi.

“Kami optimistis pekerjaan dapat selesai lebih cepat jika jalur sementara dialihkan ke rute alternatif,”

Parung Panjang merupakan kawasan logistik strategis yang menghubungkan Bogor dengan Tangerang dan Jakarta. Kerusakan jalan di area ini telah lama dikeluhkan masyarakat, terutama terkait dampak ekonomi dan keselamatan. Upaya Pemprov Jabar ini sejalan dengan program nasional percepatan pembangunan infrastruktur prioritas. (*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD
Pasar Tumpah Cikarang Bakal “Disapu Bersih”, TNI-Polri Siaga 24 Jam!

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:09 WIB

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Berita Terbaru