Asep menyampaikan, warga yang terdampak banjir di wilayahnya sekitar 3.000 Kepala Keluarga (KK) yang berada di empat desa.
“Ya, kami akan membuat tenda pengungsian di Desa Setiajaya serta dapur umum untuk keperluan warga, ” katanya.
Dia menuturkan, genangan air di wilayahnya mencapai 30-60 cm. Sebagian besar air masuk di halaman rumah, tetapi ada juga beberapa rumah warga yang terendam.
“Untuk warga yang rumahnya terendam, kita langsung evakuasi ke tenda pengungsian agar lebih aman,” ujarnya.
Dirinya menghimbau masyarakat agar waspada ketika hujan turun lebih dari satu jam dan segera mengamankan barang-barang berharga.
“Saya juga mengimbau warga untuk menjaga kesehatan dan mencabut aliran listrik ketika air masuk dirumah,” terangnya. (*)
Halaman : 1 2











