Budiyanto : Himapindo NTT Siap Cetak Pengusaha Indonesia Timur

- Redaksi

Senin, 20 Desember 2021 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NTT- Sebuah negara akan dikatakan sebagai negara maju secara ekonomi jika jumlah pengusaha minimal 7% dari jumlah penduduk Indonesia. Sementara jumlah Pengusaha Indonesia masih di angkat 3,47% dan kebanyakan masih pengusaha UMKM dengan omset, aset dan juga jaringan sangat terbatas.
Dalam upaya percepatan peningkatan jumlah pengusaha terdidik, Budiyanto bersama Himapindo (Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia) melakukan Deklarasi Komitmen mahasiswa Indonesia di Nusa Tenggara Timur untuk ikut serta mendorong percepatan jumlah pengusaha mahasiswa di Indonesia Timur dengan mendirikan Himapindo Indonesia Timur di Nusa Tenggara Timur.

 

Tokoh Muda Pulau Sumba, Titus Kurra siap menjadi lokomotif pergerakan mendorong agar para mahasiswa Indonesia di Nusa Tenggara Timur menjadi Pengusaha sebelum Sarjana dan memastikan Sarjana yang Pengusaha. “Kami akan berusaha sekuat tenaga agar mahasiswa di Indonesia Timur menjadi gerbong massive pergerakan ekonomi Indonesia untuk percepatan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia Timur khususnya Nusa Tenggara Timur”, tegas Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Tribuana Tunggal Dewi Malang ini.

Titus juga menegaskan bahwa “Tidak ada pilihan lain bagi mahasiswa di Nusa Tenggara Timur, harus berani ambil bagian bersama mahasiswa lainnya di Indonesia untuk bergabung bersama Himapindo untuk mengusung visi menjadi Pengusaha sebelum Sarjana karena anak muda sekarang adalah pemimpin bangsa kedepan”.

Baca Juga :  Surat Edaran Walkot Bekasi: Cegah Penyebaran Covid-19, Tempat Hiburan, XXI dan Lainnya Ditutup

“Perlu strategi dan komunikasi yang tepat dan cepat untuk memperkuat jaringan eksternal Nusa Tenggara Timur sebagai sebuah kekuatan lingkungan global untuk membangun Indonesia Timur dengan kebersamaan banyak pihak yang saling menguatkan dan Himapindo adalah salah satu jaringannya”, tegas Dosen Stimikom Stella Maris Sumba ini.

Baca Juga :  Situs Keramat Sindang Pancuran Miliki 7 Buah Sumber Mata Air

Dihadiri lebih dari 100 Mahasiswa dari 6 Perguruan Tinggi di Nusa Tenggara Timur, Deklarasi Himapindo juga dihadiri oleh Ibu Dokter Asyera Respati Wundalero Anggota DPD RI perwakilan Nusa Tenggara Timur, Rektor Kampus STIMIKOM Stella Maris Sumba Drs. Alexander Addis M.M, Bernardus Bullu, SH Kepala Dinas Koperasi dan UMKM serta Alfredo Perwakilan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumba Barat Daya.
Apresiasi yang tinggi juga disampaikan oleh Dokter Asyera Respati Wundalero dan juga Drs. Alexander Rektor STIMIKOM Stella Maris Sumba atas keberadaan Himapindo di Nusa Tenggara Timur. “kami mengucapkan terima kasih kepada Himapindo yang bersedia hadir dan melibatkan mahasiswa di Nusa Tenggara Timur untuk didorong menjadi Pengusaha sebelum Sarjana sebagai langkah maju mempersiapkan generasi muda lebih baik di Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.

Rektor STIMIKOM Drs. Alexander Addis berpesan sambil mengenang perjuangan pendirian STIMIKOM di Sumba. “Perlu kesabaran untuk berjuang lebih maju, abaikan apapun pesimisme orang lain, terus melangkah karena keberhasilan hanya bisa dicapai dengan perjuangan yang terus menerus dilakukan tanpa lelah, dan kalian akan menikmati hasilnya kemudian,” tegasnya.

Baca Juga :  Nyummi, 5 Resep Menu Sahur Disaat Sahur

Himapindo akan terus menjadi Lokomotif Pergerakan Revolusi Ekonomi Mahasiswa Indonesia untuk Membangun Fondasi Peradaban Ekonomi Indonesia yang Berdaulat dan Mensejahterakan Rakyat dan Bangsa Indonesia. HImapindo akan selalu Mandiri, Sinergi dan Mengabdi kepada Bangsa dan Negara Indonesia menuju Indonesia Maju yang Maju Bangsanya dan Sejahtera Rakyatnya.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun
Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Senin, 20 Juli 2026 - 15:30 WIB

Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami