RJN, Purwakarta – Sungguh naas nasib bayi perempuan berusia 5 (lima) bulan harus menerima perlakuan bejad sang ibu kandung. Pasalnya, bayi malang tersebut yang bernama Dian Asriani harus dikubur hidup-hidup oleh ibu kandungnya sendiri di belakang rumahnya di Kampung Pasirmuncang Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta, Rabu (27/03/2019).
Kapolsek Kiarapedes, IPTU Toto Herman Permana menuturkan, peristiwa penemuan bayi dikubur hidup-hidup oleh ibu kandungnya sendiri setelah mendapat laporan dari keluarganya bersama warga. “Bayi baru berusia lima bulan dan berjenis kelamin perempuan ditemukan terkubur dalam keadaan hidup dibelakang rumah kediaman sang ibu bayi,” kata Toto.
Ia menjelaskan, dari keterangan saksi yang pertama mengetahui peristiwa oleh adik ipar pelaku, Atikah (32). Setelah menanyakan korban (bayi-red) kepada ibu kandungya, Wartini (35). Karena curiga bayi hilang tanpa sebab, akhirnya Atikah menemukan korban sudah terkubur di belakang rumah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena tidak melihat bayi tersebut di dalam rumah, saksi dengan dibantu tetangga mencari di sekeliling rumah dan melihat gundukkan tanah yang baru digali di belakang rumah. Akhirnya, saksi menemukan bayi tersebut terkubur. Beruntung nyawanya masih tertolong,” beber Kapolsek.
Toto menambahkan, setelah bayi diangkat, langsung dilakukan tindakkan medis di puskesmas setempat. Namun, bayi tersebut mengalami hipotermia, sehingga langsung dievakuasi ke RSUD Bayu Asih untuk mendapatkan perawatan secara intensif. “Saat ini bayi tersebut ada RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk mendapat pelayanan lebih intensif,” katanya.
Kapolsek mengatakan, ibu kandung korban sudah terganggu jiwanya saat masih hamil 7 (tujuh) bulan. Hingga peristiwa ini terjadi, mentalnya belum stabil. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Kepolisian Sektor Kiarapedes akan memeriksa kejiwaan pelaku.(rjn)









