APPSI Garut Prihatin Kondisi Kisruh Pasar Limbangan Berlanjut

- Redaksi

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com , Garut –  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Garut mengaku prihatin dengan kondisi kisruh Pasar Limbangan yang tak ada ujung.

Sekjen APPSI, Yudi Setia Kurniawan mengatakan, pihaknya  prihatin kisruh Pasar Limbangan terus berlanjut. Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan (P3L), hampir setiap minggu mengelar aksi keprihatinan terkait revitalisasi pasar yang masih menyisakan banyak masalah itu.

“Masih menyisakan persoalan walaupun pasar tersebut sudah selesai dan terisi,” kata Yudi kepada RakyatJabarNews.com, Sabtu (22/7/2017) malam.

Menurut Yudi, semua pihak jangan menutup mata terkait kondisi tersebut. Duduk bersama dan cepat selesaikan apa yang menjadi kericuhan selama ini.

“Saya meminta semua pihak, baik Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten serta pihak-pihak yang terkait untuk membuka mata hati, dan segera selesaikan masalah.” katanya.

P3L itu lanjut Yudi, adalah pedagang eksisting yang hanya berbeda pemikiran dengan pihak pengembang dan Pemkab. Bagaimana nasib mereka yang tidak mempunyai kepemilikan hak di pasar yang baru selesai dibangun.

Baca Juga :  Inilah Hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Pilgub Jawa Barat

Yudi menuding, ironisnya lagi pengembang PT Elva Primandiri terlalu bisnis oriented. Kadang mengesampingkan segi sisi kemanusian, bahkan saking bisnis orientednya penjualan kios ganda disinyalir banyak terjadi.

“Itu semua merugikan para eksisting seperti P3L. Kasihan mereka, bagaimana nasib mereka kedepannya,” tanya Yudi.

APPSI Garut mengakui, dari awal proses pembangunan, pihaknya sudah mencoba menengahi permasalah antara pihak pengembang dan pedagang juga pemerintah. Namun, waktu itu sama-sama ngotot pada pendiriannya masing-masing.

Baca Juga :  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunakan Stadion Patriot Chandrabaga untuk Posko Gugus Tugas Percepatan

“Akhirnya APPSI mundur selangkah.  Memang benar kami tahu dari awal proses revitalisasi, lahirnya P3L yang sudah dua kali ganti ketua,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan agar kisruh ini segera berakhir, berdamai dan menguntungkan serta tidak merugikan  salah satu pihak.

“Ketika realitasnya seperti ini, jelas maka polemik Pasar Limbangan akan terus berlanjut entah sampai kapan, namun saya berharap ada kebaikan bagi semua pihak, serta meminimalisir masalah hukum yang akan datang,” tandasnya.(asp/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 12:17 WIB

Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !