Anggota Komisi II Himawan Abror Meminta Dinas Terkait Sigap Atasi Permasalahan Masyarakat

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2024 - 23:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi M. Himawan Abror saat hadir Rapat Paripurna./ Foto: rakyatjabarnews.com.

i

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi M. Himawan Abror saat hadir Rapat Paripurna./ Foto: rakyatjabarnews.com.

Bekasi – Anggota komisi II DPRD Kabupaten Bekasi sekaligus politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Himawan Abror menanggapi soal antisipasi perubahan iklim khususnya wilayah Kab Bekasi.

Menurutnya, Perubahan cuaca adalah siklus tahunan yang tidak bisa dihindari. Tentunya, perubahan cuaca itu akan berdampak pada berbagai hal, misalkan pada situasi pertanian yang ada di kabupaten bekasi, sebagai contoh Kecamatan Pebayuran, yang mayoritas masih memiliki lahan pertanian yang luas dan tidak hanya Kecamatan Pebayuran, disekitarnya juga masih banyak lahan pertanian yang memang menjadi basis lumbung padi di wilayah kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jabar Minta Restu Ke Ulama Kharismatik Cirebon - Pekalongan

“Nah, tentunya dengan kondisi ketika ada perubahan cuaca apalagi sampe terjadi cuaca ekstrim, perlu adanya pengantisipasian,”kata pria yang akrab disapa Tole, ketika diwawancarai rakyatjabarnews.com, pada Senin (01/07/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Abror, dalam hal ini, Pemkab Bekasi melalui Dinas Pertanian dan BPBD harus bersiap-siap dengan solusinya dan program apa yang harus mereka siapkan untuk mengatasi apabila terjadi banjir karena masyarakat petani ini sangat bergantung hidupnya dengan lahan pertanian yang mereka garap apabila sampai terjadi gagal panen.

Baca Juga :  Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kota Bekasi

“Inikan, hal yang tidak bisa dikatakan musibah atau bencana dan berdampak pada perekonomian masyarakat secara luas, saya harap Dinas Pertanian dalam hal ini, bisa melakukan sebuah terobosan bagaimana mengatasi apabila terjadi cuaca ekstrim yang mengakibatkan pada gagalnya petani di lahan pertanian yang ada di Kabupaten Bekasi.”

Baca Juga :  Komisi I Apresiasi Kinerja KPU Kabupaten Bekasi Dalam Persiapan Pemilu 2024

“Jadi, kami dari Komisi II meminta kepada dinas terkait untuk selalu sigap dalam mengatasi permasalahan yang terjadi. Serta memberikan solusi dengan tujuan agar para petani juga yang lainnya dapat terbantukan ketika dalam menghadapi permasalahan atau musibah yang terjadi,” harap Abror. Advertorial

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB