
Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY, semakin memasuki Pemilu 2019 ini, dirinya berharap agar jangan sampai ada lagi benturan antara pendukung Paslon 01 dan Paslon 02, hanya karena adanya perbedaan politik dan pandangan.
Dirinya mengakui, semakin ke sini benturan di kedua kubu semakin jelas terlihat. Kebebasan untuk. berbicara seolah membuat keduanya saling bertabrakan dan bertolakbelakang.
“Sekarang sudah terjadi, dari mulai kalangan elit hingga akrab rumput sudah mulai adanya bentrokan,” jelasnya saat mengunjungi Cirebon dalam rangka kampanye akbar di GOR Bima Kota Cirebon, Kamis (11/4/2019).
Karena itu, AHY menginginkan untuk mengedepankan isu persatuan di atas perbedaan dan keberagaman yang dimiliki bangsa ini. Sebab, kemajemukan adalah sesuatu yang harus disyukuri, sebagai kekuatan negara ini, karena tidak semua negara memiliki heterogenitas. Tapi, hal itu bisa terjadi kerawanan ketika terlalu mudah dibenturkan atas perbedaan identitas baik itu suku, agama, ras, dan etnis.
“Ada kerawanan timbulnya benturan sosial. Apalagi diperkeruh dengan isu politik yang sebenarnya bisa dimoderasi,” tuturnya.
AHY menilai, pandangan sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY terhadap isu polarisasi dan politik identitas yang semakin menjadi-jadi, sangat diapresiasi. Sehingga, dirinya menginginkan agar hal tersebut tidak terjadi lagi, terutama menjelang Pemilu 2019.
“Jangan ada polarisasi dan politik identitas yang semakin menjadi-jadi, dan politik yang tidak inklusif. Wakil rakyat harus bisa hadir di atas semua golongan,” pungkasnya.










