ACT Siap Siaga di Lombok untuk Evakuasi Korban Gempa 7 SR

- Redaksi

Minggu, 5 Agustus 2018 - 21:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Foto: Dok ACT

i

Foto: Dok ACT

RakyatJabarNews.com, Nasional– Gempa berkekuatan 7 skala richter (SR) menguncang Lombok Utara. Untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan, Tim Emergency Response ACT di Lombok sudah bersiaga untuk melakukan evakuasi.

“Laporan terkini hampir seluruh wilayah Lombok gelap total. Mati lampu. Gempa terasa sangat keras sekali. Kami menerima banyak laporan masuk tentang robohnya rumah-rumah warga,” ujar Koordinator Tim Emergency Response ACT Kusmayadi dalam keterangannya, Minggu (5/8/2018).

Baca Juga :  Sony Wibowo: Kenyamanan Penumpang Angkot Masih Menjadi Masalah

Sebelumnya juga dilaporkan, tsunami yang diawali gempa berkekuatan 7 SR itu telah menyentuh daratan. Ketinggian tsunami disebut di bawah setengah meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan laporan BMKG telah ada tsunami dengan ketinggian tsunami yang masuk ke daratan 10 cm dan 13 cm,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Baca Juga :  Menumbuhkan Sikap Empati Dimasa Pandemi Covid-19

ACT Siaga di Lombok untuk Lakukan Evakuasi Korban Gempa 7 SR Foto: Dok ACT

Baca juga: Gempa di Lombok Terasa Sampai Gili Trawangan

Namun peringatan itu kini telah dicabut. Hal itu disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lewat akun Twitter resminya @infoBMKG pada Minggu (5/8/2018) pukul sekitar pukul 20.25 WIB. Akibat gempa kerusakan terjadi di sejumlah lokasi.

Baca Juga :  2 Meninggal dan Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa di Tasikmalaya

“Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag: 7.0, tanggal: 05-Aug-18 18:46:35 WIB, dinyatakan telah berakhir #BMKG,” demikian cuitan BMKG tersebut.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik
5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps
5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota
XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial
Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:03 WIB

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik

Rabu, 9 September 2026 - 12:05 WIB

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps

Jumat, 4 September 2026 - 14:34 WIB

5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota

Jumat, 4 September 2026 - 14:09 WIB

XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G

Selasa, 1 September 2026 - 09:33 WIB

Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Berita Terbaru

XLSMART bersama REMIND menghadirkan #ByeByeBox di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, sebagai teknologi E-Waste Reverse Vending Machine untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik dan ekonomi sirkular.

Bandung

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:27 WIB

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB