Karang Taruna Kayuringin Jaya Ciptakan Pupuk Berbahan Kotoran Kelelawar

- Redaksi

Rabu, 10 Januari 2018 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Karang Taruna RW 08 Kayuringin Jaya berhasil menciptakan pupuk cair organik berbahan dasar kotoran kelelawar. Selain menciptakan pupuk cair dari kotoran kelelawar, Katar RW 08 juga memproduksi pupuk cair dari air lindi bekas sampah dan buah-buahan.

Waluyo, salah satu penggerak karang taruna RW 08 Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan yang berhasil menciptakan menuturkan awal mula produksi pupuk tersebut.

Baca Juga :  Menteri Kesehatan Resmikan Jababeka Medical City

“Saya mencoba membeli kotoran kelelawar asli dari daerah Purworejo yang sering dipakai untuk menyuburkan tanaman durian, inovasi saya lakukan dengan memfermentasikan kotoran dan dicamour dengan beberapa bahan pupuk lain dan difermentasikan tanpa dicampur bahan kimia buatan,”

“Cairan fermentasi inilah yang kami produksi untuk keperluan sehari-hari pecinta tanaman di daerah wilayah kami,” ujar Waluyo, pada Selasa, (9/1/2017).

Waluyo juga menambahkan, produksi pupuk cair organik berbahan dasar kotoran kelelawar ini sudah berjalan selama empat bulan produksi dan menghasilkan sekitar 100 botol pupuk cair organik yang dipakai oleh warga.

Baca Juga :  Penyebar Ujaran Kebencian Terhadap Bekasi Ditangkap

“Selain harganya terjangkau, ternyata memang terbukti bisa menyuburkan tanaman, khususnya untuk bunga-bunga beraneka jenis dan hasil perkebunan,”

“Pupuk cair terbilang praktis saat pemakaian, tidak memakan biaya juga, karena dengan kuantitas yang sedikit bisa dipakai untuk berkali-kali dipakai dengan cara disemprotkan ke tanaman,” tutup Waluyo.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Berita Terbaru