Jelang Tahun Baru, Pedagang Terompet dan Kembang Api Keluhkan Sepinya Pembeli

- Redaksi

Minggu, 31 Desember 2017 - 18:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Menjelang pergantian tahun, tentunya identik dengan kembang api dan terompet. Namun, banyak penjual kembang api dan terompet yang mengaku sepi pembeli. Mereka mengaku, penjualan tidak seramai pada tahun-tahun sebelumnya yang bisa meraup keuntungan berlipat-lipat.

Seorang pedagang terompet dan kembang api yang berjualan di depan salah satu Toserba di bilangan Putat Sedong, Nano Sutarno (37) mengatakan, jika penjualan menjelang pergantian tahun baru masih cenderung sepi. Ini merupakan fenomena langka, di mana biasanya masyarakat berbondong-bondong meramaikan malam tahun baru dengan menyalakan kembang api dan meniup terompet, sekarang penjualan baik terompet dan kembang api masih sepi.

Baca Juga :  Kemarau Berkepanjangan, Kampung Cihoe Kecamatan Cibarusah Terpaksa Cuci Pakain Dengan Air Kali !

“Sekarang lagi sepi pembeli, tidak seperti tahun-tahun lalu yang lebih ramai penjualan terompet dan kembang api untuk merayakan pergantian tahun,” keluhnya saat ditemui awak media, Minggu (31/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkan Nano, cuaca juga ikut andil besar dalam kemeriahan pergantian tahun. Sekarang musim penghujan lebih intens, sehingga masyarakat cenderung malas keluar rumah.

“Sepertinya, inilah yang menjadi penyebab turunnya omset penjualan terompet dan kembang api,” jelasnya.

Masih menurut Nano, ini merupakan tahun tersepi bagi dirinya dalam berjualan kembang api dan terompet. Padahal, sudah lebih dari 7 tahun ini dia menjadi pedagang emperan di depan Toserba milik pengusaha sukses asal Kabupaten Kuningan.

Baca Juga :  Dishub Jabar Gelar Ramp Check Kendaraan di Terminal Cikarang

Bahkan dari hasil berjualan kecil-kecilan ini, dirinya bisa membeli tanah dan membangun rumah tinggal yang layak untuk istri dan anak-anaknya.

“Baik ramai maupun sepi kami tetap mensyukuri rezeki kami. Namanya juga pedagang, harus siap menerima di kala penjualan sedang sepi. Sudah 7 tahun kami berjualan dan Alhamdulillah bisa menyisihkan untuk keluarga,” jelasnya.

Baca Juga :  TIK Gelar Pra TOT dan Sosialiasi

Sedangkan menurut salah seorang ibu rumah tangga dari Desa Panambangan Kecamatan Sedong yang tidak mau namanya disebutkan, untuk tahun baru ini dirinya hanya membelikan kembang api kecil saja untuk anaknya dan tidak membelikan terompet, ataupun berencana untuk melakukan perjalanan ke Kota Cirebon maupun ke kota Kuningan untuk merayakan pergantian tahun baru.

“Ini anak minta dibelikan kembang api saja. Lagi pula sekarang malas keluar untuk merayakan tahun baruan di Kota Cirebon. Macetnya luar biasa, ditambah lagi hujan hampir tiap malam,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Nasi Bakaran, Harga Mulai Rp35 Ribu
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB