Ngeri, 17 Muda Mudi Bogor di Amankan Polisi

- Redaksi

Senin, 25 Desember 2017 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bogor – Walikota Bogor Bima Arya menyerahkan tujuh belas muda mudi hasil sidak di kos-kosan ke Dinsos. Adapun muda mudi yang tidak resmi tersebut adalah, tiga waria, tujuh wanita, tujuh laki-laki. Bima yang didampingi aparat kepolisian, petugas Satpol PP langsung mengamankan tujuh belas muda mudi tersebut ke Dinas Sosial.

Dinas Sosial Kota Bogor justru hanya mengembalikan mereka ke rumah orang tuanya masing-masing.

Baca Juga :  Anggota DPRD, Solihin Desak Pj Wali Kota Segera Isi Kekosongan Kepala OPD

“Ada yang mau di sini atau mau pulang, kalau mau pulang panggil orang tua kalian?” tanya Kepala Dinsos Kota Bogor kepada para pelaku usai sidak tadi malam sekira pukul 00.30 WIB.

Menurut Kepala Dinsos Kota Bogor Azrin Syamsudin bahwa orang tua dari 17 muda mudi tersebut datang ke Dinas Sosial. “Setelah kita panggil orang tuanya, biasanya orang tuanya itu memperingati supaya anaknya tidak berbuat begitu lagi,” katanya, Minggu (24/12/2017).

Baca Juga :  Pelajar Madrasah Hasilkan Puluhan Prototipe Solusi IoT

Masih kata Azrin, berdasarkan Perda, Dinas Sosial bisa menahan mereka dan melakukan identifikasi selama 7 hari.

“Tapi bagi keluarga yang dari Bogor kita panggil orang tuanya, membuat pernyataan kepada kami walaupun yang bersangkutan sudah buat pernyataan tapi yang kami inginkan itu ada edukasi, rata-rata kami sudah pengalaman selama setahun ini mengidentifikasi mereka Kebanyakan tidak jujur,” paparnya.

Ketika disinggung Dinsos membebaskan 17 muda mudi, ia pun mengaku dengan dipanggilnya orang tua mereka, maka otomatis akan malu. “Orang tuanya tau anaknya sendiripun malu kepadanya, karena dia selama ini berbohong kepada orang tuanya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mulai 30 Januari 2018, GT Pasteur Arah Jakarta Direlokasi

“Kalau dari pengakuan mereka itukan ada yang bilang bekerjalah ada yg mencari kerja itu alasan aja mereka, umurnya antara 17 sampai 20 tahun, rata-rata mereka baru tamat sekolah,” tutupnya. (dii/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Senin, 27 April 2026 - 10:01 WIB

SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami