Produk Kosmetik Kadaluwarsa Masih Beredar

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2017 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bogor – Keberadaan produk kosmetik Kadaluarsa atau Expired semakin marak peredarannya ditengah masyarakat. Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, barang kosmetik tersebut sudah beredar bebas.

Dimana barang kadaluarsa itu dapat membahayakan kesehatan kulit, diantaranya mulai dari iritasi, infeksi hingga kanker kulit bagi masyarakat yang menggunakannya.

Sepertinya sudah lama lolos dari pengawasan Dinas terkait maupun aparat setempat, ada saja para pengusaha nakal yang masih memanfaatkan barang tersebut untuk diperjual-belikan demi keuntungan pribadi.

Belakangan produk jenis kosmetik kadaluarsa seperti sabun cair, shampo, lotion dan pasta gigi disinyalir sudah beredar lama diwilayah Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri.

Menurut informasi yang dihimpun, dugaan keberadaan barang tersebut berasal dari sebuah gudang penyimpan barang-barang ekspired minimarket yang berada disekitar Wilayah Desa Wanaherang, Kamis (14/12/2017)

“Ya, biasanya beli sudah paketan 20 ribu, dalam satu kantong plastik isinya ada shampo, sabun cair, odol dan lotion. Kalau pintar milihnya ya dapat yang bagus. Tapi banyak juga yang sudah kadaluarsa,” kata Yuni warga sekitar.

Baca Juga :  Mitsubishi SSPM Caman Tebar Program Bunga Nol Persen

Mencoba menelusuri keberadaan barang tersebut, peredaran produk tersebut menyasar para Ibu Rumah Tangga (IRT) dan pegawai pabrik. Dalam satu paket kantong plastik dihargai sekitar 15 – 20 ribu, selain kosmetik juga terdapat berbagai macam jenis produk.

Terpisah, salah satu konsumen, Elis (23) warga Wanaherang, mengatakan dampak setelah menggunakan produk tersebut membuat kulitnya menjadi gatal dan iritasi. “Ya, aku beli lotionnya aja sama ibu-ibu didepan PT. Sehari dipakai langsung gatel, merah dan rasanya tuh perih. Ada kok samplenya dirumah,” bebernya.

Baca Juga :  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyelenggarakan Lomba Pelayanan Lalu Lintas 2018

Soal ini, Ipda Ano Junaedi Panit Reskrim Gunung Putri mengaku, belum mendapatkan laporan. “Wah, saya belum tahu infonya. Coba nanti kita telusuri dulu,” singkatnya.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit
Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi
Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:47 WIB

Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:16 WIB

Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:13 WIB

Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta

Berita Terbaru