Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran dan pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi berfoto bersama dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76. Momentum ini turut menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan soliditas internal Perumda Tirta Bhagasasi.

i

Jajaran dan pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi berfoto bersama dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76. Momentum ini turut menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan soliditas internal Perumda Tirta Bhagasasi.

KABUPATEN BEKASI — Perumda Tirta Bhagasasi mulai memperkuat pembenahan internal setelah kasus hukum yang menyeret sejumlah pihak di lingkungan perusahaan daerah tersebut. Perbaikan pelayanan, pengawasan, hingga transparansi kepada masyarakat kini menjadi perhatian jajaran direksi.

Plt. Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi, Lili, mengatakan pembenahan tidak hanya dilakukan di tingkat manajemen, tetapi juga menyasar seluruh unsur internal perusahaan.

Menurutnya, soliditas antar-stakeholder menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan.

“Yang harus kita bangun soliditas di antara seluruh stakeholder, terutama di Perumda Bhagasasi,” ujar Lili.

Kendala Air Baku Masih Jadi Tantangan

Di tengah proses pembenahan internal, Perumda Tirta Bhagasasi juga masih menghadapi persoalan teknis dalam pelayanan. Salah satunya berkaitan dengan keterbatasan pasokan air baku.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi dan Plt. Bupati Bekasi Adakan Pertemuan

Lili mengungkapkan kondisi tersebut sempat memengaruhi debit air di wilayah Babelan dan Tarumajaya sekitar dua pekan lalu.

Meski debit air sempat menurun, perusahaan memastikan penanganan dilakukan agar pelayanan kepada pelanggan kembali normal.

“Walaupun dengan keterbatasan, contohnya air baku yang menjadi kendala, tapi kita tetap semaksimal mungkin melayani masyarakat,” katanya.

Ia menyebut gangguan tersebut dapat segera ditanggulangi sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Kasus Hukum Jadi Momentum Evaluasi

Terkait kasus hukum yang berujung pada penetapan tiga tersangka dan dugaan kerugian di lingkungan Perumda Tirta Bhagasasi, Lili mengakui persoalan tersebut menjadi keprihatinan jajaran perusahaan.

Ia menegaskan, kejadian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi sekaligus mengevaluasi berbagai proses internal.

“Jajaran direksi tentunya melihat kejadian itu sangat prihatin. InsyaAllah dengan kejadian itu, pasti secara internal konsolidasi ke dalam,” ujarnya.

Lili menegaskan tidak boleh ada lagi ruang bagi penyimpangan maupun penyelewengan dalam pengelolaan perusahaan daerah.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Bekasi Mulai Juli 2026, Gratis untuk Anak Miskin Ekstrem dan Putus Sekolah

Arahan dari Direktur Utama, kata dia, juga telah diberikan agar seluruh jajaran lebih ketat menjalankan aturan dan prosedur yang berlaku.

“Kita langsung berbenah diri. Pak Dirut terutama perintahkan sudah strict betul ke internal, jangan sampai ke depan terjadi lagi,” tegasnya.

Kepercayaan Publik Dibangun Lewat Digitalisasi

Selain memperketat pengawasan internal, Perumda Tirta Bhagasasi juga mencoba membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui keterbukaan informasi dan digitalisasi pelayanan.

Salah satu upaya yang disebut Lili adalah pemanfaatan aplikasi atau program PENDEKAR yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh informasi terkait pelayanan.

Baca Juga :  Pelantikan Ketua Jabar Bergerak Tingkat Kota Bekasi

Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai tata cara pemasangan maupun proses administrasi dan surat-menyurat.

“Untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat, tentunya kita secara online bisa, siapa pun bisa mengakses melalui aplikasi/program PENDEKAR,” jelas Lili.

Menurutnya, akses informasi secara daring diharapkan membuat masyarakat lebih mudah mengetahui prosedur pelayanan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada layanan tatap muka.

Pembenahan internal, peningkatan pengawasan, perbaikan pelayanan dan transparansi menjadi pekerjaan rumah Perumda Tirta Bhagasasi ke depan.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mencegah terulangnya persoalan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan daerah tersebut untuk memulihkan dan memperkuat kepercayaan masyarakat sebagai pelanggan layanan air bersih.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahrudin Dorong Puskesmas Tetap di Muktiwari, Jiovanno Nahampun Dukung Aspirasi Warga
15 Proyek Bekasi Senilai Rp109 Miliar Resmi Diresmikan
Hut ke-76, PMII Bekasi Gugat Pemkab
Ketua DPRD Bekasi Dorong Pembangunan Ekosistem Ekonomi Baru dan Ikon Daerah
Plt Bupati Bekasi Ungkap Rencana Penataan 5 Desa di Perbatasan Bogor
Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Bahrudin Dorong Puskesmas Tetap di Muktiwari, Jiovanno Nahampun Dukung Aspirasi Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:27 WIB

15 Proyek Bekasi Senilai Rp109 Miliar Resmi Diresmikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Hut ke-76, PMII Bekasi Gugat Pemkab

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Ketua DPRD Bekasi Dorong Pembangunan Ekosistem Ekonomi Baru dan Ikon Daerah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menandatangani prasasti 15 proyek pembangunan Kabupaten Bekasi dalam rangka Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (15/8/2026).

Bekasi

15 Proyek Bekasi Senilai Rp109 Miliar Resmi Diresmikan

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:27 WIB

Bekasi

Hut ke-76, PMII Bekasi Gugat Pemkab

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:21 WIB

Kerjasama Hubungi Kami