KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Grand City Hall, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026).
Mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, Rakernas APEKSI 2026 menjadi ajang berkumpulnya para kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia untuk menyusun strategi menghadapi tantangan pembangunan perkotaan sekaligus memperkuat kerja sama antardaerah.
Pembukaan Rakernas dilakukan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai tuan rumah, serta para wali kota dan delegasi dari seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan itu, Abdul Harris Bobihoe didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bekasi, mulai dari Asisten Daerah, kepala perangkat daerah, hingga direksi BUMD.
Rakernas kali ini membahas berbagai isu strategis yang dihadapi pemerintah kota, seperti peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital, penguatan tata kelola pemerintahan, ketahanan fiskal daerah, hingga pembangunan kota yang mampu beradaptasi terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menekankan pentingnya peran pemerintah kota sebagai ujung tombak pembangunan nasional.
“Pemerintah kota harus terus memperkuat kolaborasi, mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan fiskal daerah, serta menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan perkotaan,” ujarnya.
Sementara itu, Abdul Harris Bobihoe mengatakan kehadiran Pemerintah Kota Bekasi dalam Rakernas APEKSI merupakan bentuk komitmen untuk memperluas kolaborasi sekaligus mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan daerah lain.
Menurutnya, forum tersebut menjadi kesempatan bagi setiap pemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Rakernas APEKSI menjadi ruang strategis bagi seluruh kepala daerah untuk saling belajar, memperkuat kerja sama, dan menghadirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan melalui kolaborasi antardaerah,” kata Abdul Harris.
Rakernas XVIII APEKSI digelar di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah. Salah satunya adalah penyesuaian anggaran akibat kebijakan efisiensi belanja pemerintah, yang mendorong setiap daerah menyusun strategi pembangunan secara lebih efektif.
Selain itu, meningkatnya kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Pemerintah kota didorong membangun sistem yang lebih tangguh, mulai dari aspek perencanaan pembangunan, pelayanan publik, ketahanan pangan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Melalui keikutsertaan dalam Rakernas APEKSI 2026, Pemerintah Kota Bekasi berharap dapat memperkuat jejaring kerja sama dengan daerah lain, mempercepat lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif, responsif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(*)










