Jalan Rusak-Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Curhat Keras di Reses DPRD

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, saat menggelar reses di Dapil II yang meliputi Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, guna menyerap aspirasi warga terkait infrastruktur, banjir, dan lapangan kerja, Tahun Anggaran 2026.

i

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, saat menggelar reses di Dapil II yang meliputi Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, guna menyerap aspirasi warga terkait infrastruktur, banjir, dan lapangan kerja, Tahun Anggaran 2026.

Bekasi – Suasana reses Anggota DPRD Kabupaten Bekasi di Dapil II mendadak “panas”. Warga Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat tak lagi basa-basi, mereka langsung melontarkan keluhan tajam soal kondisi di lapangan.

Mulai dari jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, drainase buruk penyebab banjir, hingga sulitnya warga lokal mendapatkan pekerjaan di tengah gempuran kawasan industri.

Baca Juga :  DPR Soroti Pengelolaan SDA, MIND ID Didorong Perkuat Peran Negara

“Warga tidak lagi butuh janji. Kami maunya bukti nyata!” tegas salah satu perwakilan warga dalam forum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, yang hadir langsung dalam reses itu menyatakan seluruh aspirasi warga akan dibawa ke meja pembahasan DPRD, khususnya dalam penganggaran dan kebijakan.

Baca Juga :  Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Pj Wali Kota Bekasi : Pilih Pemimpin Yang Disarankan Rasulullah

“Ini bukan sekadar serap aspirasi. Ini soal memastikan semua keluhan warga benar-benar diperjuangkan,” ujar Jiovanno.

Sorotan juga datang dari Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin. Ia menegaskan, desa menjadi pihak paling depan menerima dampak dari berbagai persoalan yang dikeluhkan warga.

“Kami yang pertama kena dampaknya. Jadi kami minta ini tidak berhenti di reses saja, harus ada tindak lanjut nyata,” katanya.

Baca Juga :  Dalam Dua Hari, 172.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta Melalui GT Cikarang Utama

Bahrudin juga mengingatkan pentingnya sinergi antara desa, DPRD, dan pemerintah daerah agar masalah yang sama tidak terus berulang setiap tahun.

“Kalau tidak serius ditangani, aspirasi ini hanya akan jadi rutinitas tanpa solusi,” tutupnya. (*)

Ok

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas
LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Rabu, 16 September 2026 - 19:01 WIB

Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”

Berita Terbaru