TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menutup tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Desa Sriamur, Tambun Utara.

i

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menutup tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Desa Sriamur, Tambun Utara.

Kabupaten Bekasi – Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menutup tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Desa Sriamur, Tambun Utara, setelah dikeluhkan warga karena bau menyengat dan berdampak pada kesehatan.

Penutupan dilakukan pada Selasa (14/4/2026) di Kampung Turi, yang diketahui telah menjadi lokasi pembuangan sampah liar selama belasan tahun.

Baca Juga :  Viral Dugaan Pencemaran Kali Rawalumbu, Pemkot Bekasi Ambil Sampel Air

Asep mengatakan, langkah ini diambil sebagai respons cepat atas laporan masyarakat. Ia juga langsung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengangkut seluruh sampah di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk sementara kita tutup dulu karena dampaknya sudah dirasakan warga,” kata Asep.

Baca Juga :  Kegiatan Pendidikan dan Pengenalan Lingkungan Kampus di Pelita Bangsa (PPLK)

Ia menegaskan, penutupan ini menjadi langkah awal sebelum pemerintah menyiapkan solusi jangka panjang pengelolaan sampah yang lebih terstruktur.

Pemkab Bekasi, lanjutnya, tengah mendorong kerja sama dengan pihak swasta untuk pengolahan sampah, termasuk menjadi bahan baku industri hingga energi melalui program PSEL.

Selain itu, masyarakat juga diminta mulai memilah sampah dari sumber serta mengembangkan bank sampah di lingkungan.

Baca Juga :  Lagi, Pemkab Bekasi Terima Bantuan Penanganan Covid-19

Sementara itu, Camat Tambun Utara Najmudin menyebut TPS ilegal tersebut sudah ada sejak lama dan akan diawasi ketat agar tidak kembali digunakan.

“Sampah akan diangkut, lalu kita perketat pengawasan,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru