Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi menutup rekayasa lalu lintas sistem one way nasional untuk arus mudik Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026. Penutupan dilakukan atas diskresi Kepolisian pada Jumat (20/3/2026) pukul 14.22 WIB.
Sebelumnya, rekayasa lalu lintas one way diberlakukan sejak 18 Maret 2026 pukul 13.25 WIB. Skema ini diterapkan mulai dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung di ruas Tol Batang–Semarang.
Tak hanya itu, rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek juga telah lebih dulu dihentikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sistem ini sebelumnya diberlakukan sejak 17 Maret 2026 untuk mengurai kepadatan arus mudik.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengapresiasi kerja sama pengguna jalan selama periode mudik Lebaran tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pengguna jalan sehingga perjalanan mudik dan balik Idulfitri 1447 H dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik selama periode libur Lebaran. Pengguna jalan disarankan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas terkini.
Selain itu, pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima, mengisi bahan bakar yang cukup, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum masuk tol.
“Gunakan waktu perjalanan secara bijak, termasuk beristirahat di rest area jika diperlukan, serta selalu patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Untuk informasi lalu lintas terkini atau bantuan di jalan tol, pengguna dapat menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 133, atau melalui media sosial resmi Jasa Marga serta Radio Travoy FM.
Dengan ditutupnya rekayasa lalu lintas ini, arus kendaraan di jalan tol Trans Jawa dilaporkan telah kembali normal. (*)









