Pemkot Bekasi Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Aman dan Berkualitas

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bekasi Tri Adhianto.

i

Walikota Bekasi Tri Adhianto.

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menegaskan tetap melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski hingga saat ini tidak ditemukan adanya kasus keracunan di wilayah tersebut.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan sejauh ini tidak ada laporan kasus luar biasa terkait keracunan makanan dalam program MBG. Hanya saja, muncul sejumlah keluhan dari peserta didik mengenai porsi makanan yang disajikan.

Baca Juga :  Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

“Temuan hari ini lebih pada selera anak-anak terhadap jumlah makanan. Jadi saya kira belum ada sesuatu yang sangat luar biasa,” ungkap Tri usai apel pagi, Senin (29/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, Pemkot Bekasi memastikan pendampingan dan evaluasi terus dilakukan agar kualitas makanan dalam program MBG tetap terjaga.

Baca Juga :  Dorong Transparansi, Alit Jamaludin Tekankan Program Rp 100 Juta per RW Harus Tepat Sasaran dan Bermanfaat untuk Warga Bekasi

“Ya tentu, akan dilakukan pendampingan terus. Kami melihat secara berjenjang, baik dari dinas terkait maupun OPD yang melakukan simplifikasi,” tegas Tri.

Ia menambahkan, pengawasan gizi dan proses pembuatan menu MBG menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan (Dinkes). Sementara itu, lurah dan camat turut dilibatkan dalam pengawasan distribusi makanan dari dapur ke wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Peringatan Hari Air Sedunia, Masyarakat Diminta Tidak Mengekploitasi Air Berlebihan

Sebagai informasi, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan kasus keracunan MBG terbanyak, yakni mencapai 2.051 kasus. Namun, hingga kini, Kota Bekasi masih tercatat aman dari insiden serupa. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terbaru