Pemkab Bekasi Dorong Sinkronisasi Program CSR dengan Rencana Kerja Daerah

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda Kabupaten Bekasi, Vina Sari Nalurita, memberikan keterangan terkait program sinkronisasi CSR dengan Renja Daerah, Selasa (5/8/2025).

i

Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda Kabupaten Bekasi, Vina Sari Nalurita, memberikan keterangan terkait program sinkronisasi CSR dengan Renja Daerah, Selasa (5/8/2025).

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mendorong sinkronisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Renja-PD) sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan berkelanjutan. Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi konkret dunia usaha dan pemerintah demi terwujudnya visi “Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera.”

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Bekasi, Vina Sari Nalurita, pada Selasa (05/08/2025).

“Bappeda berperan sebagai fasilitator dalam menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) sesuai kebutuhan masyarakat. Sinkronisasi ini penting agar pembangunan lebih merata dan tepat sasaran,” ujar Vina.

Ia menjelaskan, mekanisme sinkronisasi dilakukan dengan mengusulkan kebutuhan prioritas CSR daerah setiap tahun. Selanjutnya, perusahaan dapat menyesuaikan program CSR mereka untuk tahun berikutnya berdasarkan daftar kegiatan tersebut. Pelaksanaannya akan difasilitasi bersama perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88

Untuk mendukung transparansi dan kemudahan koordinasi, Bappeda telah menyediakan daftar program kegiatan CSR di situs resmi: bappeda.bekasikab.go.id. Program-program tersebut mencakup berbagai bidang strategis, seperti:

  • Pendidikan dan olahraga
  • Kesehatan
  • Seni budaya dan pariwisata
  • Kesejahteraan sosial
  • Ekonomi masyarakat dan UMKM
  • Keagamaan
  • Lingkungan hidup
  • Pertanian, peternakan, perikanan
  • Infrastruktur dan sarana umum

Ribuan Perusahaan, Baru Ratusan Aktif Berkontribusi

Kabupaten Bekasi merupakan pusat industri terbesar di Indonesia, dengan 11 kawasan industri dan lebih dari 7.000 pabrik. Namun, hingga saat ini, hanya 114 perusahaan yang tercatat aktif dalam Forum CSR Kabupaten Bekasi.

“Sebetulnya sudah banyak perusahaan yang berkontribusi melalui CSR-nya, tapi belum semuanya terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah. Kami terus berupaya memperkuat sinergi agar semua kegiatan CSR lebih berdampak,” ungkap Vina.

Pemerintah daerah telah menetapkan Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang TJSLP dan Perbup Nomor 14 Tahun 2016 sebagai dasar hukum pelaksanaan CSR di Kabupaten Bekasi. Melalui regulasi ini, perusahaan diimbau lebih proporsional dalam menyalurkan CSR, khususnya di wilayah tempat mereka beroperasi.

“Untuk perusahaan besar, kontribusinya tidak hanya ke pusat atau provinsi, tapi juga harus lebih besar di daerah. Ini yang terus kami dorong,” tegas Vina.

Dorong Pengentasan Pengangguran Melalui CSR

Selain infrastruktur dan pelayanan dasar, Bappeda juga fokus mendorong CSR untuk sektor non-formal, seperti pelatihan keterampilan, kewirausahaan, dan ekonomi kreatif. Hal ini menjadi salah satu upaya menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan daya saing masyarakat.

“Dinas Koperasi bisa fasilitasi pelatihan UMKM, Dinas Pariwisata bisa garap pelatihan sektor pariwisata, dan semuanya bisa dikolaborasikan dengan CSR. Tujuannya satu: peningkatan ekonomi rakyat dan penyerapan tenaga kerja,” papar Vina.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga rutin memberikan CSR Award kepada perusahaan yang aktif mendukung pembangunan melalui kegiatan tanggung jawab sosial. (*)

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran, Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Berlakukan Contra Flow
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB