Bekasi – Suasana apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (21/7), mendadak jadi serius. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, langsung menegur tegas para ASN yang terlihat masih tergesa-gesa memasuki lapangan apel meski jam sudah menunjukkan pukul 07.15 WIB.
“Apel itu cuma seminggu sekali, dan pukul 07.15 semua harus sudah rapi di lapangan. Tidak ada lagi yang lari-lari masuk ke area apel,” tegas Tri di hadapan para peserta.
Teguran ini disampaikan lantaran masih ada aparatur yang datang terlambat dan tampak tidak siap mengikuti apel. Menurut Tri, disiplin waktu adalah ukuran dasar komitmen seorang ASN dalam menjalankan tugas negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Disiplin itu ukurannya waktu. Siapa yang on time, dia sudah ambil satu langkah menuju sukses dalam birokrasi,” tambahnya.
Disiplin = Pelayanan Publik yang Berkualitas
Wali Kota menyampaikan bahwa kebiasaan tepat waktu bukan sekadar soal apel pagi, tapi juga menjadi cerminan sikap kerja. Budaya disiplin dinilai sangat penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tertib, dan profesional.
Dalam apel tersebut, Tri Adhianto juga secara simbolis menyematkan Pin ASN BerAKHLAK kepada para pejabat struktural di lingkungan Pemkot Bekasi. Pin itu menjadi simbol integritas, tanggung jawab, dan komitmen aparatur dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
“Bagi yang datang terlambat, itu artinya tidak menghargai rekan-rekan yang sudah berdiri rapi sejak pagi,” ucapnya tajam.
BKPSDM Diminta Bertindak Cepat
Wali Kota turut memanggil Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Hudi Wijayanto, untuk segera menyosialisasikan ulang pentingnya kepatuhan terhadap waktu kepada seluruh aparatur, baik di dalam lingkungan Pemkot maupun unit kerja eksternal.
Tri berharap, budaya disiplin ini bisa menjadi kebiasaan harian, bukan hanya saat apel. Dengan ritme kerja yang teratur dan kesadaran penuh terhadap waktu, pelayanan kepada masyarakat akan lebih optimal dan responsif. (*)









