Bekasi – Sebanyak 65 pedagang kue subuh dari seluruh Kota Bekasi meramaikan kegiatan Pasar Kue Subuh yang digelar pada Sabtu, 12 Juli 2025 di Plaza Atrium Pondok Gede. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Pondok Gede, disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi sekaligus Pembina Paguyuban Kue Subuh dan UMKM Pondok Gede, Ahmad Murodi, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro.
“Pasar Kue Subuh ini bukan sekadar tempat berjualan kue,” ujar Ahmad Murodi. “Ini adalah ruang kreatif, tempat para pelaku UMKM bangkit dan menunjukkan produk unggulannya. Harapan kami, kegiatan ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara nyata.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Murodi juga mengajak warga Kota Bekasi, khususnya di wilayah Pondok Gede, untuk tidak hanya menjadi pembeli, tetapi juga aktif mengambil peran sebagai pelaku usaha.
“Jangan hanya datang sebagai konsumen. Kita juga bisa ikut ambil bagian, menjadi pelaku UMKM, menciptakan produk, membuka lapangan kerja,” ungkapnya. “Kalau bukan kita yang dorong UMKM kita, siapa lagi?”
Ia juga menekankan pentingnya daya saing produk agar pasar ini terus berkembang dan diminati konsumen.
“Saya ingin Pasar Kue Subuh ini menjadi alternatif belanja pagi hari bagi warga Bekasi. Dengan kualitas yang bagus dan harga bersaing, saya yakin konsumen akan datang dengan sendirinya,” tambahnya.
Sebagai penutup, Murodi mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, hingga komunitas untuk mendukung kegiatan ini secara berkelanjutan.
“Saya berharap semua stakeholder bisa ambil bagian. Dengan dukungan bersama, jumlah pedagang bisa bertambah, UMKM kita makin kuat, dan ekonomi warga bisa tumbuh stabil,” pungkasnya. (*)










