Gerak Bareng Lawan TBC: Desa Sukadami Jadi Role Model Nasional

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Dante Saksono Harbuwono (memegang mikrofon), didampingi Wakil Menteri PPPA Veronika VT Tan, Deputi II KSP Abetnego Tarigan, serta sejumlah pejabat lintas kementerian, saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Desa Siaga Peduli TBC Tingkat Nasional di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (14/7/2025). Acara ini menegaskan komitmen pemerintah dalam penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas dan pemberdayaan kader perempuan di tingkat desa.

i

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Dante Saksono Harbuwono (memegang mikrofon), didampingi Wakil Menteri PPPA Veronika VT Tan, Deputi II KSP Abetnego Tarigan, serta sejumlah pejabat lintas kementerian, saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Desa Siaga Peduli TBC Tingkat Nasional di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (14/7/2025). Acara ini menegaskan komitmen pemerintah dalam penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas dan pemberdayaan kader perempuan di tingkat desa.

Bekasi – Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mendapat sorotan positif nasional setelah menjadi tuan rumah pelaksanaan Gerakan Bersama Desa/Kelurahan Siaga TBC, Senin (14/07/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam upaya menurunkan angka kasus tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronika VT Tan, Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Abetnego Tarigan, serta Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Sekretariat Kabinet Iskandar Muda.

Gerakan Kolektif dari Akar Rumput

Dalam sambutannya, Wamenkes Dante menyampaikan bahwa penanggulangan TBC adalah salah satu program prioritas nasional. Pemerintah menargetkan penurunan jumlah kasus hingga 50 persen pada tahun 2030. Desa Sukadami dinilai berhasil menghadirkan sistem penanganan TBC yang inovatif, aktif, dan berbasis komunitas.

“Upaya pencegahan di Sukadami dilakukan melalui pelacakan kontak erat, edukasi warga, hingga pengobatan pencegahan TBC. Ini langkah nyata yang bisa direplikasi ke daerah lain,” ujar Dante.

Ia juga mengapresiasi peran penting kader kesehatan desa—yang semuanya adalah perempuan—sebagai ujung tombak edukasi dan pendampingan pasien TBC. Pemerintah desa pun mendapat nilai plus karena telah mengalokasikan dana desa untuk memberi insentif kepada para kader.

“Sukadami bukan hanya menyediakan fasilitas, tapi juga memberikan penghargaan nyata kepada kader. Ini bukti keberpihakan pemerintah desa terhadap gerakan kesehatan masyarakat,” tambah Dante.

Dari Masker TV hingga Nilai ‘Sajuta’

Desa Sukadami juga dikenal dengan inovasi lokalnya yang menyentuh. Salah satunya program Masker TV—singkatan dari Masker, Edukasi, dan Rujukan TBC. Program ini dibarengi nilai-nilai kultural seperti Sajuta (Sabar, Jujur, Tawakal) yang semakin memperkuat kesadaran warga.

Baca Juga :  Sekda Kota Bekasi Tutup Kegiatan TMMD Manunggal KB Kesehatan 2019

“Bukan sekadar insentif, tapi semangat kolektif dan nilai-nilai lokal yang membuat gerakan ini berhasil,” kata Dante.

Komitmen Pemerintah Pusat

Deputi II KSP Abetnego Tarigan menegaskan bahwa program penanganan TBC ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat pelayanan dasar masyarakat, termasuk kesehatan.

“Ini sejalan dengan program-program prioritas lainnya, seperti gizi gratis dan sekolah layak. Semua bermuara pada pembangunan sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Perempuan Jadi Motor Penggerak

Wakil Menteri PPPA Veronika VT Tan juga memberikan apresiasi khusus pada keterlibatan aktif perempuan dalam gerakan ini. Menurutnya, perempuan merupakan pilar utama dalam isu kesehatan dan pendidikan di tingkat komunitas.

Baca Juga :  Gramedia Dukung Program Saya Indonesia, Saya Pancasila

“Dua per tiga penduduk Indonesia adalah perempuan dan anak. Kalau ingin pembangunan sosial berhasil, libatkan mereka sejak awal. Apa yang dilakukan di Sukadami adalah contoh luar biasa,” katanya.

Ia menegaskan, ketika perempuan diberi ruang dan kepercayaan, hasilnya bisa melampaui ekspektasi. Kehadiran para kader perempuan di Sukadami menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan dan kesehatan masyarakat dapat berjalan beriringan.

Contoh Nyata dari Desa untuk Indonesia

Gerakan Siaga TBC di Desa Sukadami menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari level desa. Kolaborasi antara kader, pemerintah desa, dan dukungan lintas kementerian menjadikan Sukadami sebagai contoh nasional dalam penanganan TBC berbasis komunitas.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Berita Terbaru