Seorang Siswa Mendapat Perlakuan Diskriminatif dari Gurunya

- Redaksi

Jumat, 11 Agustus 2017 - 18:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Bagaimana perasaan seorang siswa ketika mendapatkan tindakan diskriminatif dari guru di sekolah, hanya karena orang tuanya tidak kaya? Berikut cerita dari salah satu orang tua siswa.

ERA adalah siswa kelas 7 di SMP Negeri 41 Kota Bekasi. Belum lama ini, seorang guru memilihnya menjadi duta sekolah untuk menyambut kedatangan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dalam waktu dekat.

“Dari satu sekolah, dipilihlah empat orang. Dua perempuan, dua laki-laki. Semuanya kelas 7. Ini untuk keperluan menyambut kedatangan wali kota,” kata Taufan, bapak ERA, mengawali kisahnya, Jumat (11/8/2017).

Seorang guru menjelaskan kepada ERA, bahwa dalam penyambutan nanti, duta mesti mengenakan pakaian adat dan dirias. Sebagai anak remaja, ERA tentu sangat gembira.

Di hari yang sama, ERA ditanya mengenai latar belakang orangtuanya. Terutama informasi pekerjaan bapaknya. Ia menjawab apa adanya bahwa bapaknya merupakan pengemudi ojek online Grab.

“Setelah tahu informasi latar belakang profesi saya, guru tersebut kemudian mengatakan kepada anak saya mengenai pencoretan namanya. Nama anak saya diganti dengan yang lain tanpa penjelasan apa pun,” cerita Taufan.

Baca Juga :  Wujudkan Cirebon Smart City, Pemkot Cirebon Adakan 17 Kesepakatan dengan Swasta

Pulang sekolah, ERA menangis. Sang ibu kemudian menanyakan ada apa gerangan. ERA pun menceritakan perihal pencoretan namanya dari daftar duta sekolah. ERA berkesimpulan namanya dicoret karena bapaknya berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

“Anak saya yang mengambil kesimpulan seperti itu, dia kemungkinan tertekan secara psikis. Istri saya akhirnya memberi pemahaman agar anak saya tidak jatuh mentalnya,” kata Taufan.

ERA diberi penjelasan oleh ibunya: namanya mungkin dicoret agar kegiatan menjadi duta sekolah tidak membebani bapaknya. Sebab, untuk menyewa pakaian adat dan aksesoris lainnya, mengeluarkan uang tidak sedikit.

Baca Juga :  Program Senyum Ramadhan Memperkenalkan Komunitas di Cikarang dan Santunan Anak Yatim

“Setelah diberikan pemahaman seperti itu oleh istri saya, anak saya agak lega. Tapi saya tidak tahu apa yang tersimpan di pikirannya. Namanya anak, pasti minder,” cerita Taufan.

Taufan berharap kejadian seperti itu tidak terulang kepada siswa lain. Seorang guru harus lebih hati-hati terhadap psikologis anak, jangan sampai membuatnya merasa terdiskriminasi—apalagi terintimidasi.

“Saya dengar Kota Bekasi punya program menjadi Kota Ramah Anak. Artinya, sebisa mungkin, anak-anak harus mendapatkan perhatian khusus, termasuk psikisnya,” kata Taufan, menutup ceritanya. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia
Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional
Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah

Berita Terbaru