Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku sejak jauh hari sudah membangun Komunikasi dengan berbagai Kepala Daerah Kabupaten Kota di Jawa Barat. Ia mengingatkan agar Peristiwa Korupsi di daerah masing-masing tidak terulang kembali.
KDM saat ini masih mengikuti rangkaian retreat di Magelang, disela-sela kegiatannya ia menjelaskan bagaimana nantinya Jawa Barat mengatasi Korupsi. Isu tersebut juga sesuai dengan topik yang dibahas di retreat hari kelima.
“Saya sejak awal sudah membangun komunikasi dengan para Kepala Daerah Kabupaten Kota (Jawa Barat) khususnya untuk daerah yang jadi langganan (korupsi),” kata Dedi, Selasa (25/2/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Disebut KDM beberapa diantaranya Bupati Bandung Barat, Karawang, Bekasi, Bogor, Wali Kota Bekasi diingatkan agar peristiwa Korupsi tidak terulang lagi. Sebagai langkah kongkrit KDM akan segera membuat fakta integritas terhadap seluruh kegiatan pembangunan.
“Nantinya ada tim memandu para Kepala Daerah khususnya Kepala Dinas, dan pejabat membuat komitmen untuk melaksanakan kegiatan pembangunan secara transparan,” ucapnya.
KDM juga menambahkan melalui media sosial dirinya memperlihatkan transparasi anggaran serta alokasinya, hal tersebut merupakan bagian dari pola perubahan agar publik mempunyai kepercayaan yang tinggi terhadap pemerintah.
Secara terbuka KDM berpendapat proses korupsi bukan hanya bentuk dari hilangnya uang negara, bisa juga adanya akal-akalan administratif.
“Sehingga kita mulai pola penanganan korupsi dengan merubah mindset dari aspek-aspek yang bersifat pemborosan anggaran menjadi belanja yang efektif,” sebutnya.
KDM juga mengajak kepada semua Kepala Daerah agar bisa memfokuskan anggaran Pemerintah ke hal-hal sifatnya produksi dan investasi. Dengan begitu pembangunan akan jauh lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)
Penulis : Aldi Salman





















