Rieke Diah Pitaloka : Pentingnya Data Berbasis Desa Dalam Mendukung Pembangunan Daerah Yang Lebih Terukur

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 15:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menghadiri Diskusi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bekasi tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi, yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, pada Selasa (04/02/2025).

i

Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menghadiri Diskusi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bekasi tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi, yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, pada Selasa (04/02/2025).

Bekasi – Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, menghadiri Diskusi Publik terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bekasi tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, pada Selasa (04/02/2025).

Dalam diskusi tersebut, Rieke menegaskan pentingnya data berbasis desa dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih terukur, terencana, dan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa keakuratan data menjadi kunci utama dalam pengambilan kebijakan.

Baca Juga :  Pemkab Cirebon Lakukan Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh

“Sebagus apa pun konsepnya, sebesar apa pun anggarannya untuk pembangunan, kalau datanya tidak akurat, sudah pasti tidak tepat sasaran,” ujar Rieke.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Data Desa Presisi (DDP) tidak hanya mencakup identitas penduduk, tetapi juga aspek kesejahteraan rakyat yang diamanatkan dalam UUD NRI Tahun 1945. Lima aspek tersebut meliputi pemenuhan hak atas sandang, pangan, dan papan; pendidikan dan kebudayaan; kesehatan; pekerjaan dan jaminan sosial; serta perlindungan hukum, HAM, infrastruktur, dan lingkungan hidup.

Baca Juga :  Kota Bekasi Raih Sertifikat Kota Bebas Frambusia Tingkat Nasional

Rieke optimistis bahwa penerapan data desa presisi dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya yakin itu bisa meningkatkan PAD, dapat meningkatkan kesejahteraan, dan membuat pembangunan Bekasi lebih terukur, terencana, serta tepat sasaran,” jelasnya.

Sekretaris Desa Sukadami, Abeng Arif, menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai bahwa Data Desa Presisi dapat meningkatkan akurasi serta efisiensi perencanaan pembangunan, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Baca Juga :  Diprediksi Naik Lebih dari 40%, XL Axiata Antisipasi Lonjakan Trafik Saat Perayaan Cap Go Meh 

“Diharapkan kegiatan ini dapat memperkaya pemahaman kami sebagai aparatur pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan desa berkelanjutan berbasis data presisi,” ungkap Abeng.

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penyusunan kebijakan berbasis data akurat guna mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif dan inklusif. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari
Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:18 WIB

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Berita Terbaru

XLSMART bersama REMIND menghadirkan #ByeByeBox di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, sebagai teknologi E-Waste Reverse Vending Machine untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik dan ekonomi sirkular.

Bandung

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:27 WIB

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB