Ahmadi Madong : DPRD Dorong Hak Interpelasi Sikapi PHL Kali Asem

- Redaksi

Kamis, 12 Desember 2024 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmadi Madonk Anggota DPRD Kota Bekasi sekaligus Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi.

i

Ahmadi Madonk Anggota DPRD Kota Bekasi sekaligus Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi.

Bekasi – DPRD Kota Bekasi akan menggunakan hak interpelasi untuk menyikapi persoalan 200 Pekerja Harian Lepas (PHL) Kali Asem pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah kota (Pemkot) Bekasi yang hingga kini belum menerima pembayaran gaji.

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Ahmadi Madong menuturkan, bermula dari pihaknya hari ini menerima perwakilan PHL Kali Asem yang mengadukan keluhannya. Dari perwakilan PHL itu, mereka bilang bahwasanya ada yang mau bunuh diri, ada yang bercerai, gara-gara gaji mereka tidak dibayar.

“Pertama Bang Agus Rohadi menerima audensi PHL, ketika PJ (Walikota) sambutan di Paripurna beliau interupsi. Pak Agus Rohadi interupsi, ini PHL ada yang laporan ke dia mau geruduk DPRD, dari perwakilan PHL itu mereka bilang bahwasanya ada yang mau bunuh diri, ada yang bercerai, gara-gara tidak dibayar,” kata Ahmadi di Ruang Komisi, Kamis (12/12/2024).

Baca Juga :  Perkuat SDM di TPS, Panwaslu Kecamatan Cibitung Adakan Bimtek Tungsuara dan Pemantapan Dilapangan

Dengan adanya interupsi, dirinya berharap Pj Wali Kota R Gani Muhammad dapat memberikan pandangannya sebagai pemimpin Kota Bekasi. Namun dalam kesempatan tersebut, kata dia, “Pj menjawab bahwasanya, kita bekerja tidak berdasarkan desakan dari DPRD, tapi kita berdasarkan aturan”.

“Kalau dilihat dari aturan, toh dari awal aturan kan dari Kota Bekasi. Jangan seolah – olah dia cuci tangan. Harusnya dia punya diskresi, bahwasanya ada formulasi terkait masalah ini. Kalau masalah ini tidak diselesaikan sekarang, Pj kan selesai (masa jabatan) nanti Desember,” ujarnya.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bekasi Hadiri Rakornas Adeksi III

Menurutnya, persoalan PHL Kali Asem yang belum mendapatkan hak gaji mereka sejak Januari bukan lagi persoalan mendesak, namun bisa dianggap kelalaian dari Pemkot Bekasi.

“Ini bisa dinilai kelalaian, bukan bicara desakan lagi. Ini sudah lalai, pemimpin zolim begini, kalau dalam agama PKB!,” selorohnya.

Oleh sebab itu, dirinya dari Fraksi PKB berinisiatif akan mendorong anggota DPRD lainnya untuk menggunakan hak interpelasi dalam menyikapi masalah ini.

“Makanya ini saya dan Fraksi PKB berinisiatif berkomunikasi dengan teman – teman yang mau memperjuangkan masyarakat atau rakyat, kita mendorong hak interpelasi kepada pimpinan Kota Bekasi,”ucapnya.

Baca Juga :  Arif Rahman Hakim Serap Aspirasi Warga Bulak Perwira, Siap Perjuangkan Pembangunan Jalan 800 Meter di Bekasi

Menanggapinya, Pj Wali Kota Bekasi R Gani Muhammad mengatakan pihaknya tidak akan mempermasalahkan selama hal itu sudah sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku.

Pihaknya juga selalu menekankan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para pengampu untuk selalu memberikan masukan.

“Kalau memang tidak ada masalah saya, kalau dari jumlah juga kecil. Tapi kalau yang kecil itu tadi tidak dikemas dengan baik secara regulasi, itu akan menimbulkan masalah buat saya sebagai pengambil kebijakannya, dan saya juga menjaga aparatur saya seperti itu. Jadi masalah gaji, sepanjang sesuai aturan, Oke,” tutup Madong (*)

Penulis : Dodo

Editor : Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami