Pj. Wali Kota Bekasi Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Presiden RI

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024 - 10:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bekasi – Secara Virtual, Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Minggu Pertama Bulan Desember 2024 yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada Senin (09/12).

Dari rakor tersebut, dapat disimpulkan bahwa inflasi nasional yang berhasil ditekan di bawah 3 persen meski di tengah ketidakpastian global. Hal ini, menurut Presiden Prabowo, merupakan prestasi yang patut disyukuri.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Raih Warta Kota Awards 2026, Tri Adhianto: Jangan Cepat Puas

“Secara keseluruhan sebetulnya inflasi kita yang dalam kondisi sekarang, saya kira sudah cukup bersyukur kita, di bawah 3 persen inflasi, saya kira sudah sesuatu yang prestasi,” ucap Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa kunci utama pengendalian inflasi di masa depan adalah swasembada pangan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Kepala Negara mendorong terciptanya swasembada pangan hingga ke tingkat kabupaten dan kecamatan, sesuai dengan kearifan lokal bangsa.

Baca Juga :  Camat Serang Baru Monitoring Musrenbangdes

“Kuncinya sekali lagi adalah swasembada. Swasembada pangan dalam arti yang luas dan dalam arti yang menyeluruh. Dari dulu kita diajarkan tiap desa harus punya lumbung pangan, tiap desa. Jadi inilah strategi besar kita,” tegas Presiden.

Terkait arahan tersebut, Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad mengungkapkan menjaga kestabilan harga sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi sangat diperlukan untuk itu Pemerintah Kota Bekasi senantiasa berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi dengan rutin serta menyajikan data-data yang tepat.

Baca Juga :  Prestasi Membanggakan: Kabupaten Bekasi Raih Peringkat II Tata Kelola CSR Terbaik se-Jawa Barat

“Diperlukan sinergi dan kerjasama yang baik antar berbagai stakeholder untuk terus menjaga kestabilan harga serta stok kebutuhan masyarakat, maka dari itu penting untuk terus memonitor dan memperbarui data dalam laporan yang sesuai, tepat, dan akuntabel, agar dapat menjadi acuan dalam mengidentifikasi dan menangani masalah di wilayah,” tutup Gani Muhamad. (*)

Penulis : Budi

Editor : Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi
2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan

Berita Terbaru