Geram, Ahmad Murodi Pertanyakan Perizinan Mall Pakuwon Bekasi !

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2024 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ahmad Murodi, anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, mendesak agar kantor sub sektor Damkar Pondokgede yang sudah selesai dibangun segera difungsikan.

i

Ahmad Murodi, anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, mendesak agar kantor sub sektor Damkar Pondokgede yang sudah selesai dibangun segera difungsikan.

Bekasi – Pembukaan pusat perbelanjaan Pakuwon Mall di Kota Bekasi menimbulkan kemacetan di sekitar mal baru tersebut.

Terletak di dekat persimpangan jalan antara Pekayon dan pintu tol Bekasi Barat, Pakuwon Mall menimbulkan bangkitan lalu lintas yang cukup membuat para pengendara kerepotan.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi mengatakan, pihaknya menerima keluhan pengendara soal kemacetan parah yang terjadi di sekitar Pakuwon Mall Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Lanjut, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Murodi saat ditemui di ruang Fraksi PKB Kota Bekasi Kata Dia, Komisi II DPRD sudah melakukan sidak untuk melihat langsung dampak apa saja yang ditimbulkan.

“Saya belum tahu awal pembangunan mal tersebut, kebetulan juga saya dewan baru di komisi II dan belum lama ini saya juga sempat datang kesana untuk mempertanyakan terkait perizinan dan amdal nya hingga rekayasa lalulintas,” ujar politkus PKB, pada Kamis (5/12/2024).

“Dinas Perhubungan juga sempat saya panggil bertemu dengan komisi II dan langsung bertemu di sana membahas terkait akibat kemacetan yang ditimbulkan serta limbahnya yang kita sikapi. Ternyata izin amdal lalin setelah kita cek ternyata sudah habis Oktober 2024, akhirnya kita bilang kepada kepala dinas perhubungan supaya segera diperpanjang tetapi dengan konteks solusi,” ujar Ketua Fraksi PKB Murodi.

Baca Juga :  Kepala BGN Dadan Hindayana Diminta Merespons Kritik Terkait Wacana Serangga dalam Program MBG

Apartemen Pakuwon dengan jumlah kamar 3500-3700 unit tentu kita mempertanyakan area lahan parkir kendaraan penghuni apartemen dan mal.

Untuk mengurai kemacetan Kadishub akan melakukan rekayasa lalulintas. Selain itu, soal pembuangan air pihak Mal Pakuwon rencananya akan melakukan pengeboran gorong gorong bawah tanah hingga menuju kali tetapi tidak untuk jalur pembuangan limbah.

Baca Juga :  Wawali Bekasi Buka Turnamen Bulu Tangkis Antar Kelurahan se-Mustika Jaya

“Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup juga sudah kita panggil dan saya katakan kali Bekasi sudah tidak sanggup lagi menampung limbah. Oleh karena itu solusinya saya katakan bagaimana caranya agar air limbah itu di daur ulang (filter) sehingga bisa digunakan kembali,” tutupnya. (*)

Penulis : Abdul

Editor : Aziz

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Berita Terbaru