Penuhi Kebutuhan Pokok, Pemkab Bekasi Teken Kerjasama Pengendalian Inflasi Pangan

- Redaksi

Rabu, 5 April 2023 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Bekasi menjalin kerja sama antar daerah sebagai kolaborasi pengendalian inflasi pangan.

i

Pemerintah Kabupaten Bekasi menjalin kerja sama antar daerah sebagai kolaborasi pengendalian inflasi pangan.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi menjalin kerja sama antar daerah sebagai kolaborasi pengendalian inflasi pangan demi memenuhi kebutuhan bahan pokok penting di Kabupaten Bekasi. Hal itu sebagai inovasi yang berhasil dijalin dalam pencanangan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan (GNPIP) se-Pulau Jawa secara serentak.

Sebagai daerah konsumen, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi perlu menjamin ketersediaan kebutuhan bahan pokok penting dengan menjalin kerja sama dengan daerah produsen lainnya.

“Kerja samanya dalam bentuk pemenuhan kebutuhan bahan pokok penting yang kita jalin bersama dengan Kabupaten Subang dan Kabupaten Garut. Jadi ketika nanti Kabupaten Bekasi mengalami kelangkaan bahan pokok penting tersebut, maka pihak produsen akan memenuhi dan tidak menjual ke daerah lainnya,” ucap Dani Ramdan, seusai menghadiri GNPIP di Purwakarta, pada Rabu 5 April 2023.

Baca Juga :  Pendidikan Karakter Jadi Sorotan

Dani menjelaskan, kebutuhan bahan pokok penting yang dapat disuplai dari daerah produsen tersebut biasanya seperti, cabai, tomat, bawang dan lain-lain.

Dia mengatakan, meskipun saat ini kondisi stok kebutuhan pokok penting di Kabupaten Bekasi masih terkendali, tetapi kerja sama tersebut bertujuan untuk menghindari kelangkaan kebutuhan pokok penting di Kabupaten Bekasi. 

Sehingga nantinya kedua daerah tersebut akan memfasilitasi kebutuhan pokok penting (sayuran) untuk Kabupaten Bekasi sebagai prioritas sehingga kelangkaan bisa dicegah dan kenaikan harga bisa dicegah hingga pengendalian inflasi.

Baca Juga :  Forum Perangkat Daerah: Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Bekasi Harus Terintegrasi

“Kita (Kabupaten Bekasi) memang produsen pokok untuk beras sehingga stoknya masih memadai, jadi kerjasama kita meliputi untuk suplai komoditas sayuran. Maskipun di beberapa daerah sendiri ada yang memproduksi sayuran tetapi mungkin masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Dani juga mengantisipasi menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Dimana biasanya terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok seperti rempah-rempah, telur ayam, daging ayam dan daging sapi.

“Jadi strategi pertamanya adalah kerjasama dengan daerah produsen, strategi kedua adalah dengan menyalurkan sebagian stok pangan kita ke orang-orang kurang mampu dengan operasi pasar pangan murah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Resmikan Mushola Nurul Hidayah yang Dibangun Baznas RI

Operasi pasar pangan murah sendiri bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan kebutuhan pokok penting dengan harga terjangkau. Sebab katanya, apabila terjadi kenaikan komoditas dan terjadinya kenaikan permintaan diatas normal.

“Kalau sudah seperti itu, biasanya pembayar yang tertinggi saja (orang mampu) yang akan mendapatkan kebutuhan pokok itu atau siapa yang punya uang itu yang bisa beli. Nah ini yang kita hindari dengan pasar pangan murah, jadi orang yang kurang mampu juga dapat mengakses kebutuhan mereka,” ungkapnya. Adv

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB