Diduga Jadi Korban Perampokan, Perempuan Pemilik Kios Tewas dengan Luka Tebas di Leher

- Redaksi

Senin, 14 Maret 2022 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi.

i

Foto : Ilustrasi.

 

Peristiwa – Seorang pemilik kios di Dusun 1 Desa Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia dengan luka tebas di bagian leher.

Camat Dua Boccoe Andi Musafir membenarkan adanya penemuan jenazah yang diduga korban pembunuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, berdasarkan laporan awal yang diterima, barang berharga milik korban yang bernama Murniati tersebut juga hilang, termasuk uang sejumlah Rp45 juta.

Baca Juga :  Viral Spanduk Tulisan Kalau Mau Jadi Kades Munjul, Harus Wajib Tutup Galian C

“Uang yang diambil Rp45 juta,” jelasnya, seperti dikutip dari rekaman suara, Senin (14/3/2022).

Musafir menambahkan, tidak ada saksi yang melihat saat kejadian. Warga menemukan jenazah Murniati sekitar pukul 09.00 WITA.

 

“Tidak ada yang lihat. Jam sembilan baru ditemukan di situ,” imbuhnya.

Dia menyebut, ada kemungkinan korban dibunuh pada malam hari atau pagi harinya.

“Bisa kemungkinan pagi, bisa kemungkinan malam tapi baru ditemukan pagi.”

Baca Juga :  Masa Depan Mawar Suram Setelah Diperkosa Ayah Tiri Hingga Hamil

Sementara Kepala Kepolisan Resor (Kapolres) Bone AKBP Ardyansyah menjelaskan, peristiwa tindak pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WITA.

“Pada hari Senin tanggal 14 Maret 2022 sekitar pukul 09.45 Wita bertempat di kompleks pasar lama Desa Pattiro Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” tulisnya dalam pesan Whatsapp kepada KOMPAS TV.

Kapolres menambahkan, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut masuk ke dalam toko milik korban dan melakukan penganiayaan.

Baca Juga :  Anggota Komisi IV Bobi Agus RahmanTekankan Perda Perlindungan Guru dan Tenaga Pendidikan

“Kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan sebilah parang dan palu yang menyebabkan korban mengalami luka dan MD (meninggal dunia) di TKP, “ imbuhnya.

Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan melakukan olah TKP.

“Polres Bone bersama Polsek Dua Boccoe masih melakukan olah TKP dan penyelidikan terhadap pelaku.”

 

Sumber: kompas.tv

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam 1 Muharram di Bekasi Pecah! 5.000 Warga Ikut Pawai, Tri Adhianto Soroti Kebersamaan
Pilkades Digital Siap Digelar di Kabupaten Bekasi, Hitung Suara Cuma 10 Menit!
Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:45 WIB

Malam 1 Muharram di Bekasi Pecah! 5.000 Warga Ikut Pawai, Tri Adhianto Soroti Kebersamaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WIB

Pilkades Digital Siap Digelar di Kabupaten Bekasi, Hitung Suara Cuma 10 Menit!

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:40 WIB

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Berita Terbaru