Pemkab Bekasi Gelar Pembinaan Kader Penanganan Stunting

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2020 - 11:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Pembinaan Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Pembentukan Kader Stunting tahun 2020 pada Rabu (24/6), yang bertempat di Hotel Java Palace, Cikarang Utara.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi Holilah Eka Supria Atmaja yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih atas kehadiran para Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) dari setiap Desa yang ada di Kabupaten Bekasi yang juga merupakan peserta dalam kegiatan itu.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran para KPM disini yang juga mendukung aksi dalam penanganan stunting di Kabupaten Bekasi. Semoga kerja sama kita dalam menurunkan angka stunting di 23 locus dapat berjalan sesuai rencana.” Ucap Holilah

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Sri Enny Mainiarti mengatakan bahwa masalah stunting yang ada di Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa saja, namun menjadi tanggung jawab bersama.

“Masalah stunting ini merupakan masalah dan tanggung jawab kita bersama. Ada beberapa unsur yang terlibat seperti unsur masyarakat, pemerintah, pendidikan, bahkan unsur media,” ucapnya

Dirinya menjelaskan, tim dari Bahan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi bersama dengan konsultan telah menetapkan 23 Desa di Kabupaten Bekasi yang menjadi locus dari penanganan stunting itu sendiri.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Gelar Musrenbang RKPD 2021 Secara Virtual

“Ada kriteria yang dilihat bersama oleh Bappeda dan konsultan yang sudah ditetapkan, bahwa masalah stunting tetap menjadi prioritas di Indonesia. Sebenarnya terlihat biasa, tapi nanti akan menjadi luar biasa jika angka stunting ini setelah di intervensi ternyata tidak menurun,” jelasnya

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Kesehatan tersebut juga mengatakan 1.000 hari kehidupan pertama pada anak merupakan salah satu hal yang terpenting dalam penanganan stunting. Jangan sampai para orang tua kehilangan momen pertumbuhan anak-anaknya.

“Bahkan sejak dini ketika ibu-ibu akan program memiliki anak sampai anak usia dua tahun, itu harus dikawal dengan benar. Anak-anak dikatakan sudah makan dengan baik apabila gizinya sudah seimbang, jadi kalau hanya makan kue, roti atau bakso itu belum dikatakan makan dengan benar,” ucapnya

Baca Juga :  Pemkab Majalengka Dorong Kaulinan Baheula Kembali Eksis di Era Milenial

Diakhir dirinya meminta adanya kerjasama agar apa yang di cita-citakan bersama untuk pertumbuhan anak-anak di Kabupaten Bekasi dapat lebih baik kedepannya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tiga orang narasumber yakni, A. Imam Almuttaqin dari Tim Local Goverment Capacity Building for Acceleration of Stunting Reduction (LGCB-ASR) Regional 2 Bangda Kemendagri, Ade Wahid dari Tim Percepatan Anak Kerdil (stunting), Sekretariat Wakil Presiden (TP2AK Setwapres RI), dan Teny Hernawati dari Kepala Bidang Kesmas Kabupaten Cianjur.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:27 WIB

32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo

Berita Terbaru